Kembali Selenggarakan Magang Internasional di Thailand, FAIPG UNIDA Bekali Mahasiswa
Dalam rangka mempersiapkan para
mahasiswa yang akan melaksanakan International
Internship Program di Thailand, Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG)
Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan pembekalan, Kamis (5/1/2023) di Ruang
Senat UNIDA. Hadir dalam pembekalan ini diantaranya Rektor UNIDA Prof. Dr.
Suhaidi, S.H., M.H, Dekan FAIPG UNIDA Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E,
beserta para Wakil Dekan dan jajaran lainnya.
Dekan FAIPG UNIDA Dr. Zahra Khusnul
Lathifah, M.Pd.I., M.C.E, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan International Internship Program di Thailand merupakan agenda rutin setiap tahun
yang dilaksanakan sebagai upaya dalam meningkatkan Indikator Kinerja Utama
(IKU).
“Ini menjadi salah satu program
Fakultas dan Prodi untuk mendukung peningkatan IKU perguruan tinggi melalui
kegiatan mahasiswa yang berkegiatan di luar kampus dalam skala internasional.
Maka dari itu juga kami sampaikan terima kasih kepada para pimpinan yang telah
mendukung terlaksananya program ini. Besar harapan kami ini akan berdampak baik
bagi kemajuan Prodi, Fakultas dan Universitas Djuanda secara menyeluruh,”
ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor
UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H berpesan kepada para mahasiswa yang akan berangkat
agar dapat menjaga diri serta menjaga shalat 5 waktu dimanapun berada.
“Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada
adik-adik mahasiswa yang sudah terpilih untuk mengikuti program magang di Thailand.
Tentunya saya sangat mengapresiasi program magang yang dilaksanakan FAIPG ini
yang setiap tahunnya dilaksanakan. Semoga program ini dapat berjalan dengan
baik dan sesuai harapan kita bersama,” tuturnya.
“Bagi adik-adik mahasiswa, harus
selalu semangat dan jangan lupa beribadah. Jadikan program magang ini
kesempatan untuk menimba ilmu, tidak hanya sebatas seremonial pergi. Belajar,
belajar, dan belajar. Juga pesan bagi dosen pembimbing, tolong dijaga anak-anak
kita. Disitu bumi dipijak, langit dijunjung. Oleh karena itu kita harus bisa
menghormati kebudayaan dan norma yang berlaku disana,” sambungnya.
Sementara itu, salah satu peserta Imam
Kurniawan, mahasiswa program studi Manajemen Pendidikan Islam, menuturkan
bahwasanya ini menjadi momen yang diharapkan dapat meningkatkan wawasan
mahasiswa melalui pengalaman yang tidak terlupakan.
“Harapan saya, disana kami dapat
menambah ilmu dan relasi agar dapat mengembangkan kemampuan dan wawasan. Kami
telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, insyaAllah kami siap berangkat,” ungkapnya.