[email protected] 0251-8240773
Berita

Kembali Selenggarakan Magang Internasional di Thailand, FAIPG UNIDA Bekali Mahasiswa

Dalam rangka mempersiapkan para mahasiswa yang akan melaksanakan International Internship Program di Thailand, Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan pembekalan, Kamis (5/1/2023) di Ruang Senat UNIDA. Hadir dalam pembekalan ini diantaranya Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H, Dekan FAIPG UNIDA Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E, beserta para Wakil Dekan dan jajaran lainnya.

Dekan FAIPG UNIDA Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan International Internship Program di Thailand merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan sebagai upaya dalam meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU).

“Ini menjadi salah satu program Fakultas dan Prodi untuk mendukung peningkatan IKU perguruan tinggi melalui kegiatan mahasiswa yang berkegiatan di luar kampus dalam skala internasional. Maka dari itu juga kami sampaikan terima kasih kepada para pimpinan yang telah mendukung terlaksananya program ini. Besar harapan kami ini akan berdampak baik bagi kemajuan Prodi, Fakultas dan Universitas Djuanda secara menyeluruh,” ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H berpesan kepada para mahasiswa yang akan berangkat agar dapat menjaga diri serta menjaga shalat 5 waktu dimanapun berada.

“Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada adik-adik mahasiswa yang sudah terpilih untuk mengikuti program magang di Thailand. Tentunya saya sangat mengapresiasi program magang yang dilaksanakan FAIPG ini yang setiap tahunnya dilaksanakan. Semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan kita bersama,” tuturnya.

“Bagi adik-adik mahasiswa, harus selalu semangat dan jangan lupa beribadah. Jadikan program magang ini kesempatan untuk menimba ilmu, tidak hanya sebatas seremonial pergi. Belajar, belajar, dan belajar. Juga pesan bagi dosen pembimbing, tolong dijaga anak-anak kita. Disitu bumi dipijak, langit dijunjung. Oleh karena itu kita harus bisa menghormati kebudayaan dan norma yang berlaku disana,” sambungnya.

Sementara itu, salah satu peserta Imam Kurniawan, mahasiswa program studi Manajemen Pendidikan Islam, menuturkan bahwasanya ini menjadi momen yang diharapkan dapat meningkatkan wawasan mahasiswa melalui pengalaman yang tidak terlupakan.

“Harapan saya, disana kami dapat menambah ilmu dan relasi agar dapat mengembangkan kemampuan dan wawasan. Kami telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, insyaAllah kami siap berangkat,” ungkapnya.