Kembangkan Keprofesian Hukum, FH UNIDA Bogor dan IMAC Selenggarakan Penandatanganan MoA
Fakultas Hukum (FH) Universitas Djuanda (UNIDA)
Bogor selenggarakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan
International Mediation and Arbitration Center (IMAC) secara hybrid
yaitu daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meetings dan secara luring di
Horison Ultima Bhuvana Ciawi pada Senin, 22 Agustus 2022. Kegiatan
penandatanganan tersebut dihadiri oleh Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin
Roestamy, SH., MH, Rektor UNIDA Bogor, Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH beserta
jajaran, Dekan FH UNIDA Bogor, Dr. H. Achmad Jaka Santos Adiwijaya, SH., MH
secara luring dan dihadiri oleh pimpinan FH UNIDA Bogor lainnya serta dihadiri
oleh Pembina IMAC, Prof. Dr. H. Muhammad Saleh, SH., MH beserta jajaran.
Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin Roestamy,
SH., MH dalam paparan sambutannya menyatakan bahwasanya diharapkan dengan penandatanganan
MoU antara FH UNIDA Bogor dan IMAC dapat menjadikan FH UNIDA Bogor menjadi partner
untuk pengembangan keprofesian hukum khususnya mediator di Jawa Barat sehingga
dengan pengembangan mediator dapat menurunkan penghukuman perkara menjadi lebih
banyak dengan mediasi atau perdamaian.
“Diharapkan kerjasama ini menjadikan manfaat
kepada kedua belah pihak. Dan diharakan juga FH UNIDA Bogor serta IMAC dapat
menjadi penegak keadilan terdepan untuk menyelesaikan perkara khususnya yang ingin
dan dapat diselesaikan dengan mediasi. Dosen FH UNIDA Bogor juga banyak yang
sedang melanjutkan pendidikan Doktor sehingga dapat juga para dosen yang sedang
bersekolah menggunakan tema mediasi ini untuk disertasinya,” tutur Dr. H.
Martin Roestamy, SH., MH.
Selanjutnya Rektor UNIDA Bogor, Prof. Dr.
Suhaidi, SH., MH dalam paparan sambutannya menyampaikan bahwasanya dengan kerja
sama antara FH UNIDA Bogor dan IMAC dapat menjadikan kegiatan pelatihan dan
sertifikasi mediator diselenggarakan setiap tahun sehingga menjadi kegiatan
rutin.
“Kerja sama antara UNIDA Bogor dan IMAC sudah
tercantum dalam MoU dan saat ini akan ada MoA antara FH UNIDA Bogor dan IMAC
sehingga kedepannya dapat melaksanakan kegiatan bersama dan tentu panitia inti dari
pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi keprofesian hukum terutama mediator bisa
juga dari FH UNIDA Bogor. Kegiatan pelatihan mediator ini tentu bukan hanya
untuk sarjana hukum akan tetapi boleh untuk rumpun ilmu lainnya sehingga
kedepannya FH UNIDA Bogor dan IMAC dapat mengundang peserta dari universitas
dan institusi lainnya,” ungkap Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH.
Pada kesempatan yang sama, Dekan FH UNIDA
Bogor, Dr. H. Achmad Jaka Santos, SH., MH dalam paparannya menyampaikan
bahwasanya saat ini Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) semakin mewajibkan
menambah kompetensi para dosen untuk peningkatan kualitas dan itu merupakan
penilaian untuk akreditasi karena FH UNIDA Bogor sedang berupaya meraih
akreditasi unggul, maka segala aspek yang mendukung harus diupayakan semaksimal
mungkin termasuk dalam pengembangan kerja sama dan sertifikasi kompetensi.
“Diharapkan juga FH UNIDA Bogor akan selalu meningkatkan
kerja sama untuk meningkatkan kualitas dari FH UNIDA Bogor karena FH UNIDA
Bogor menargetkan akreditasi unggul dalam dua tahun ke depan,” pungkas Dr. Achmad
Jaka Santos, SH., LL.M.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan
naskah MoA oleh perwakilan FH UNIDA Bogor dan IMAC.