Kembangkan Potensi Usaha Ternak Ayam Kampung: Prodi Peternakan dan Agribisnis FAPERTA UNIDA Selenggarakan Penyuluhan serta Pendampingan Peternak Mitra di Sukabumi
Fakultas
Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA)
melalui Program Insentif Pengabdian Masyarakat
yang Terintegrasi dengan Merdeka
Belajar Kampus Merdeka
(MBKM) Berbasis Kinerja IKU bagi PTS
Tahun 2022 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Citepus, Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan
PKM ini diketuai oleh Dr. Ir. Deden Sudrajat, M.Si yang
melibatkan seluruh dosen dari
Program Studi Peternakan (TNK) dan Program Studi Agribisnis (AGB). Mengangkat
tema bertajuk "Peningkatan Keterampilan Budidaya dan Pemasaran Ayam Kampung
Unggul pada kelompok peternak Wirnur Aulia
Berkah Farm”,
kegiatan pengabdian dilaksanakan dari
tanggal 26 November hingga 28 Desember 2022.
Dr.
Ir. Deden Sudrajat, M.Si menuturkan, rangkaian kegiatan PKM diawali dengan survei pendahuluan untuk menggali
permasalahan yang dihadapi, serta
harapan pengembangan usaha
kelompok mitra ke depan.
Dalam hal ini, mitra sasaran ialah kelompok peternak ayam Wirnur Aulia Berkah Farm Desa Citepus, Kecamatan Pelabuhanratu,
Kabupaten Sukabumi.
“Kegiatan
ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan baru para peternak terutama tentang praktik
budidaya yang baik (good farming
practice) dan pemasaran ayam
kampung. Selain itu, diharapkan kedepannya bisa terjalin kerja sama antara Universitas Djuanda dengan mitra, baik di bidang akademik yaitu pelaksanaan kegiatan kuliah kerja lapangan (KKL), kegiatan MBKM, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dan di bidang
lain,” tutur Dr. Ir. Deden Sudrajat, M.Si.
Pada kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan,
disampaikan paparan materi oleh para narasumber dengan
diikuti oleh 15 orang peternak
ayam Wirnur Aulia Berkah Farm.
Dr.
Ir. Deden Sudrajat, M.Si menjelaskan, kegiatan
penyuluhan dibagi ke
dalam 2 sesi. Sesi pertama diisi oleh penyampaian materi dari para dosen Program Studi Peternakan
yaitu diantaranya
tentang “Peran Nutrisi dalam Pertumbuhan
dan Perkembangan Ayam Kampung” yang disampaikan oleh Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si dan Dr. Ir. Burhanudin Malik, M.Appl.Sc.
Materi
selanjutnya tentang “Pembuatan Ransum Ayam Berbahan Baku Lokal dan Formulasi
Ransum dengan Biaya Rendah” yang disampaikan oleh
Dr. Ir. Deden Sudrajat, M.Si.
Kemudian Dr. Ir. Anggraeni, M.Si menyampaikan tentang “Manajemen
Pemeliharaan Ayam Kampung”. Lalu Dr. Ir.
Ristika Handarini, M.P, Dr. Abdullah Baharun, S.Pt., M.Si, dan Ir. Jatmiko, M.Si yang menyampaikan materi berkaitan dengan “Manajemen Perkawinan dan Pemuliabiakan Ayam Kampung”, serta materi
tentang “Pencegahan dan Pengobatan Penyakit pada Ayam Kampung”
yang disampaikan oleh drh. Agung Puji
Haryanto, S.K.H., M.Si dan drh. Annisa Rahmi, M.Si. Sesi pertama ini diakhiri dengan materi tentang “Metode Pengawetan dan Pengolahan Hasil
Ternak Ayam Kampung” yang disampaikan oleh Dewi Wahyuni, S.Pt., M.Si.
Selanjutnya pada sesi kedua diisi dengan penyampaian materi tentang kelembagaan
dan pemasaran ayam kampung oleh dosen-dosen Program Studi Agribisnis.
Sesi ini diawali dengan penyampaian materi tentang “Pengembangan
Usaha Ternak Ayam Kampung melalui Diversifikasi Produk, Strategi Harga dan Distribusi” oleh Dr. Ir. Muchransyah, M.Si dan Arti Yoesdiarti, S.P., M.M.
Materi
selanjutnya tentang “Segmentasi,
Standarisasi dan Grading Ayam Kampung” yang disampaikan
oleh Ir. Himmatul Miftah, M.Si dan Fony Farizal, S.P.,
M.Si. Kemudian,
materi “Strategi Promosi dan Digital Marketing” disampaikan oleh Ita Novita,Ir., M.Si dan Syaima Lailatul Mubarokah, S.P., M.Si. Selanjutnya penyampaian materi oleh Dr. Ir. Apendi
Arsyad, M.Si dan Siti Masitoh, S.Pt., M.Si tentang “Pengembangan Kelembagaan Kelompok
Usaha Ternak Ayam Kampung”.
Terakhir, materi “Perencanaan Produk dan Pengembangan Wilayah Pasar serta Kontrak” yang
disampaikan oleh Dr. Ir. Azrin Syamsudin, M.Si.
Kegiatan
selanjutnya, para
peserta diberikan pendampingan berkaitan dengan penggunaan mesin vacuum sealer melalui praktik
secara langsung.
Dr.
Ir. Burhanudin Malik, M.Appl.Sc
selaku Tim Pengabdian mengatakan, mesin
vacuum sealer atau alat pengemas vakum merupakan alat pengemasan
yang bekerja dengan cara menghilangkan
udara dari kemasan sebelum dilakukan penyegelan. Dengan kata lain, hasil pengemasan vacuum sealer akan membuat plastik kemasan
mengikuti bentuk produk tersebut.
“Alat ini sangat bermanfaat dalam pengemasan produk makanan sebab
proses pengemasan ini menjamin kualitas
produk makanan mulai dari rasa, aroma, dan tekstur tetap terjaga. Metode
pengemasan hampa udara ini juga dapat menghambat pertumbuhan
mikroorganisma pada makanan di dalam kemasan,” terangnya.
Dalam kegiatan pengabdian ini FAPERTA UNIDA
juga menyerahkan hibah berupa
beberapa alat pendukung kegiatan usaha kepada mitra pengabdian. Alat-alat
yang diserahkan antara
lain mesin tetas, mesin perontok bulu ayam, mesin vacuum sealer, bahan pakan, timbangan
digital, contoh produk olahan ayam
kampung, hingga contoh stiker produk.
“Pada kesempatan ini kami turut mengucapkan terima kasih
kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atas
bantuan Program Insentif Pengabdian
kepada masyarakat yang Terintegrasi dengan MBKM Berbasis Kinerja IKU bagi PTS Tahun 2022 yang telah diberikan seiring dengan prestasi
Universitas Djuanda yang berada di peringkat
6 kluster 1 bidang Pengabdian kepada Masyarakat. Mari mengabdi mari berbagi
ilmu,” pungkasnya.
Salah satu peserta penyuluhan, Enjang, mengungkapkan
bahwa kegiatan ini sangat
bermanfaat untuk mendukung pengembangan usahanya yang selama
ini hanya menjual produk dengan variasi olahan terbatas,
sebaran konsumennya pun terbatas di sekitar Kecamatan Pelabuhanratu.
Enjang berharap, dari penyuluhan dan praktik keterampilan ini akan mendorong para peternak untuk berkreasi dalam
mengolah produk dan mempraktikkan materi strategi pemasaran yang sudah diberikan oleh para narasumber.
“Kami
sangat berterima kasih atas pengetahuan dan keterampilan yang sudah diajarkan para dosen”, ujarnya
pada saat diwawancarai oleh panitia pelaksana kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Supriatna
selaku Ketua RW yang mewakili kelompok peternak menyampaikan ucapan terima kasih kepada FAPERTA UNIDA yang bersedia menyelenggarakan kegiatan pengabdian ke kelompok
peternak ayam kampung di Desa Citepus.
“Banyak kendala
yang saat ini sering dihadapi oleh para peternak, khususnya terkait pakan dan penyakit ternak. Untuk itu, kami sangat berterima kasih atas
diselenggarakannya kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh FAPERTA UNIDA di
Desa kami. Semoga diharapkan silaturahmi ini dapat terus
berlanjut dengan prinsip saling memberikan kebermanfaatan baik bagi FAPERTA UNIDA maupun bagi mitra peternak ayam kampung di Desa Citepus,” ungkapnya.