Keren! Mahasiswa KKN FAPERTA dan FILKOM UNIDA Hadirkan Inovasi Digital dan Solusi Lingkungan di Desa Tangkil Caringin
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Fakultas Pertanian (FAPERTA) dan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Selama satu bulan, para mahasiswa menghadirkan berbagai inovasi berbasis digital, edukasi, dan solusi ramah lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Salah satu program unggulan adalah Aplikasi Pakan Pintar, asisten digital bagi peternak ayam petelur yang dilengkapi fitur pengingat jadwal pakan, vaksinasi, serta pencatatan aktivitas harian. Program ini dilengkapi dengan Web Manajemen Peternakan yang menyajikan dashboard data populasi ayam, produksi telur, stok pakan, dan laporan keuangan secara digital, sehingga memudahkan evaluasi dan pengelolaan usaha ternak.
Selain inovasi digital, mahasiswa KKN juga menyelenggarakan Edukasi Keamanan Digital untuk pelajar, ibu rumah tangga, dan pelaku UMKM. Peserta mendapatkan pemahaman tentang cara melindungi diri dari penipuan online, membuat kata sandi yang aman, hingga penggunaan Two-Factor Authentication (2FA).
Pada bidang lingkungan, mahasiswa menginisiasi Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Ternak. Program ini membantu warga mengolah limbah sapi dan ayam menjadi pupuk organik bernilai ekonomis. Tidak hanya mengurangi pencemaran, program ini juga membuka peluang tambahan pendapatan bagi peternak.
Di bidang kesehatan, mahasiswa juga melaksanakan Edukasi Gizi Hewani di SMA Wijaya Plus. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya konsumsi protein hewani untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan prestasi belajar.
Ketua Kelompok KKN Kelompok 12, Muhamad Isa Firdaus, menyampaikan bahwa program-program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dan berkelanjutan.
“Kami berharap inovasi yang telah dilaksanakan terus dijalankan oleh masyarakat, sehingga memberikan dampak nyata bagi Desa Tangkil,” ujarnya.