KKN Internasional di Malaysia, Mahasiswa FAIPG dan FEB UNIDA Berbagi Semangat Belajar Bersama Sanggar Bimbingan Aisyiyah
Mahasiswa Fakultas Agama Islam dan
Pendidikan Guru (FAIPG) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas
Djuanda (UNIDA) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional
di Malaysia adakan program pengabdian dalam berbagai bentuk kegiatan di Sanggar
Bimbingan Aisyiyah Kampung Bharu dan Kentomen, Kuala Lumpur, Malaysia pada 23
Agustus sampai 3 September 2023.
Program yang dilaksanakan selama 10 hari
tersebut meliputi banyak kegiatan yang diantaranya belajar mengajar, dimana
mahasiswa mengajar anak-anak dengan kewarganegaraan Indonesia yang menetap di
Malaysia.
Ketua kelompok KKN Internasional di Malaysia,
Suhardi, menerangkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin-Jumat
dimulai pada pukul 15.00 – 21.30 waktu Kuala Lumpur Malaysia. Kegiatan dimulai
dengan membaca doa bersama, hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menumbuhkan
karakter anak.
Terkait kegiatan belajar mengajar di kelas,
anak-anak diajarkan mata pelajaran Bahasa Inggris, Seni dan Budaya, IPS, PPKN,
Matematika, IPA, PAI, Bahasa Indonesia, dan lainnya. Dalam proses pembelajaran,
juga diselingi dengan ice breaking agar anak-anak tidak bosan dan
menambah rasa semangat dalam belajar. Selain belajar sesuai mata pelajaran, dilakukan
juga shalat berjamaah hingga mengaji bersama.
“Alhamdulilah semua kegiatan berjalan
dengan baik dan lancar. Untuk itu kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada
pihak Sanggar Bimbingan Aisyiyah Kampung Bharu yang telah menyambut kami dengan
sangat baik. Semoga kami dapat memberikan kebermanfaatan disini. Mohon
bimbingannya kepada Bapak dan Ibu di Sanggar Bimbingan Aisyiyah Kampung Bharu,”
tutur Mahasiswa FAIPG UNIDA tersebut.
Sementara itu, Pengelola sanggar Bimbibingan
Aisyiyah Kampung Bharu, Siti Aminah, A.Md mengapresiasi program kegiatan yang
diinisiasi oleh para mahasiswa KKN dari UNIDA.
“Semoga adik-adik mahasiswa semua dapat
memproleh pengalaman yang berharga yang mungkin hanya bisa didapatkan ditempat
ini. Mewakili pengelola saya juga ucapkan permohonan maaf jika disini serba
sederhana, namun dari kesederhanaan inilah rasa kekeluargaan akan terbentuk,”
ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan
Anggota KKN, Eka Apriani Putri bersyukur dapat diberikan kesempatan dalam
program KKN Internasional ini. Selain mendapat pengalaman, peserta KKN
internasional ini juga dapat lebih menggali skill dan potensi yang dimiliki
dengan terjun langsung di masyarakat di luar negeri.
“Kami juga bisa bertukar budaya, tradisi
sehari-hari antara negera Indonesia dan Malaysia. Alhamdulillah kami
sangat bersyukur diberi kesempatan untuk mengabdi di luar negeri, dengan adanya
beberapa tantangan membuat kami lebih dapat menggali skill, teamwork, leadership,
kolaborasi, berfikir kritis dan problem solving dalam setiap kegiatan,”
ungkapnya.
Adapun Ananda Hadi selaku peserta Sanggar
Bimbingan Aisyiyah mengatakan, peserta sanggar sangat senang sekali bertemu
dengan mahasiswa KKN dari UNIDA yang dalam kesempatan ini dapat belajar
bersama, berbagi wawasan dan pengetahuan, serta memotivasi untuk bisa lebih
semangat dalam belajar.
“Sebenarnya kami ingin kakak-kakak belajar
bersama kami lebih lama lagi. Tapi KKN kakak-kakak memiliki batas waktu. Semoga
kakak-kakak sehat selalu dan sampai bertemu kembali nanti,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KKN Internasional
ini berperan penting sebagai wadah untuk mahasiswa mendapatkan pengalaman
belajar dengan beradaptasi di tengah-tengah kehidupan masyarakat di luar
negeri. Melalui kegiatan KKN Internasional, mahasiswa dapat mengidentifikasi
dan menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lingkungan masyarakat yang
menjadi tujuan.