Kolaborasi dengan Kütahya Dumlupınar University, UNIDA Gelar Studium Generale Bahas Peluang Pendidikan Internasional di Turki
Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar Studium Generale bertema "The Opportunities for International Students to Pursue Education in Turkiye" pada Selasa, 3 Desember 2024. Acara yang diselenggarakan di Aula Gedung C ini menghadirkan tiga narasumber dari Kütahya Dumlupınar University, Turki, yakni Prof. Dr. İsmail YALÇIN, Prof. Dr. Hilmi Yurdakul, dan Gör. Vehbi Onur Demirciler, serta narasumber dari Biru Marmara Education, Ustadz Dodi C. Hidayat.
Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I beserta para Wakil Rektor, Direktur Sekolah Pascasarjana, dan para Dekan di lingkungan UNIDA.
Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa UNIDA merupakan perguruan tinggi yang fokus terhadap pengembangan ilmu dan pengetahuan umum dari berbagai rumpun ilmu, baik sains, sosial, maupun agama islam.
Dalam hal ini, UNIDA berupaya untuk dapat terus mengembangkan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satu yang dilakukan ialah melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri.
“Kami sangat senang, bisa melakukan silaturahmi dan kerja sama dengan Dumlupınar University, yang tentunya diharapkan adanya kolaborasi berbagai bidang, baik riset, student exchange, joint publication, visiting lecturer, dan berbagai kegiatan lainnya bisa kita lakukan sebagai kelanjutan dari silaturahmi ini,” ungkapnya.
Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I juga menambahkan, acara studium generale ini diharapkan dapat membuka wawasan dan peluang bagi mahasiswa UNIDA untuk menjajaki kesempatan pendidikan di luar negeri, khususnya di Turki.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UNIDA dalam mengembangkan jejaring internasional dan memberi kesempatan kepada insan UNIDA untuk memperluas cakrawala pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, dalam kesempatan ini salah satu narasumber, Prof. Dr. İsmail YALÇIN menjelaskan berbagai keunggulan sistem pendidikan tinggi di Turki. Menurutnya, perguruan tinggi di Turki menawarkan berbagai program studi berkualitas dengan biaya yang relatif terjangkau dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.
"Turki memiliki sistem pendidikan yang sangat kompetitif dan modern. Kami menyediakan beragam program studi internasional dengan pengajaran berbahasa Inggris, serta memberikan kesempatan bagi mahasiswa asing untuk mengembangkan kemampuan akademik dan pribadi," paparnya.
Prof. Dr. Hilmi Yurdakul turut menambahkan informasi tentang beasiswa dan program pertukaran pelajar yang tersedia bagi mahasiswa Indonesia. Ia menerangkan bahwa pemerintah Turki secara konsisten mendukung program pendidikan internasional melalui beberapa skema beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa asing.
Gör. Vehbi Onur Demirciler dalam paparannya menyoroti aspek budaya dan akademik yang menjadi daya tarik utama bagi mahasiswa internasional. Hal yang sama diungkapkan oleh Ustadz Dodi C. Hidayat yang mengatakan bahwa Turki tidak hanya menawarkan pendidikan berkualitas, tetapi juga pengalaman lintas budaya.