Kolaborasi Mahasiswa KKN FAPERTA dan FILKOM UNIDA di Desa Tangkil Caringin Kembangkan Aplikasi Pakan Pintar untuk Peternak Ayam
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 12 Fakultas Pertanian (FAPERTA) dan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) mengembangkan inovasi digital berupa “Aplikasi Pakan Pintar” bagi peternak ayam petelur di Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Aplikasi ini dikembangkan untuk membantu manajemen peternakan secara lebih terstruktur dan efisien.
Riziq Sirfatullah Alfarizi selaku penanggung jawab program menuturkan bahwa Aplikasi Pakan Pintar dirancang dengan tiga fitur utama yang mendukung aktivitas peternakan ayam petelur. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata bagi peternak ayam petelur dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha sekaligus mendukung transformasi digital di pedesaan.
“Fitur pertama adalah Alarm Jadwal Peternakan, yang memungkinkan peternak menambahkan pengingat sesuai kebutuhan kegiatan harian. Selanjutnya, terdapat Notifikasi Otomatis yang berfungsi mengingatkan jadwal kegiatan tepat pada waktunya, sehingga rutinitas peternakan dapat berjalan lebih teratur. Adapun fitur ketiga, Riwayat Harian, memungkinkan pencatatan aktivitas secara sistematis sehingga peternak dapat melakukan evaluasi dan perbaikan manajemen peternakan dengan lebih mudah,” tuturnya menjelaskan.
Riziq Sirfatullah Alfarizi menambahkan, meski membawa kemudahan, pengembangan aplikasi ini juga menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan penggunaan smartphone oleh sebagian peternak, jaringan internet yang belum merata di area kandang, serta perlunya waktu adaptasi penggunaan.
“Untuk mengatasinya, mahasiswa KKN menyediakan panduan penggunaan berbentuk tutorial bergambar, mengoptimalkan aplikasi agar dapat digunakan secara offline, serta mendampingi peternak dalam tahap awal implementasi,” ungkapnya.
Selain itu, dilakukan juga sosialisasi penggunaan aplikasi yang berlangsung di Posko pada Sabtu (23/08/2025). Sosialisasi diawali dengan pemaparan manfaat aplikasi, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan mulai dari proses unduh, instalasi, hingga praktik mengoperasikan fitur-fitur utama.
“Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari para peternak. Mereka menilai aplikasi ini sederhana, praktis, dan sesuai kebutuhan lapangan. Beberapa peternak juga memberikan usulan pengembangan, seperti penambahan fitur grafik pertumbuhan ayam serta pencatatan stok pakan,” tuturnya.