Kunjungan Delegasi UNIDA ke Perdana University Kuala Lumpur, Pererat Kerja Sama Akademik dan Penandatanganan MoU
Delegasi dari Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor melakukan kunjungan akademik ke Perdana University, Kuala Lumpur, yang diterima secara resmi oleh Vice-Chancellor Perdana University, YBhg. Professor Dato' Dr. Imran Ho Abdullah. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi akademik antara kedua institusi, yang ditandai dengan berbagai kegiatan akademik serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Meskipun Perdana University tengah dalam masa libur perayaan Tahun Baru Imlek, pertemuan tetap berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari kedua belah pihak.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, salah satu agenda utama adalah seminar yang disampaikan oleh Togar Natigor Siregar, yang membahas materi bertajuk "Usage Problematics Automatic Stay in Indonesia Bankruptcy Law." Seminar ini membahas permasalahan hukum kebangkrutan di Indonesia, khususnya mengenai prinsip automatic stay, yang menarik perhatian para peserta dari berbagai latar belakang akademik dan praktisi hukum di Malaysia.
Selain itu, sesi Student Mobility Bengkel Akademik turut diselenggarakan dengan menghadirkan Dr. Ir. Himmatul Miftah, M.Si., yang membawakan materi berjudul "The Trade of Tropical Fruits in Boosting the Indonesia-Malaysia Bilateral Market." Dalam sesi ini, dibahas bagaimana perdagangan buah-buahan tropis dapat menjadi faktor utama dalam meningkatkan hubungan ekonomi bilateral antara Indonesia dan Malaysia, dengan menyoroti peluang dan tantangan di pasar internasional.
Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan juga kegiatan Visiting Lecturer oleh Irma Purnamasari, S.Sos., M.Si., yang mempresentasikan materi mengenai "Tata Kelola Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Online Single Submission (OSS)." Materi ini menjelaskan bagaimana sistem OSS sebagai platform perizinan digital dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam dunia usaha di Indonesia, serta relevansinya dalam ekosistem bisnis di Malaysia.
Sebagai bagian dari program pertukaran mahasiswa (student mobility), Muhammad Izra Pratama, perwakilan mahasiswa Fakultas Ilmu Pangan, Halal, dan Agroindustri (FIPHAL) Universitas Djuanda, turut berkesempatan memberikan presentasi akademik dengan judul "Identitas Budaya dan Sosial pada Makanan Khas Daerah: Tinjauan terhadap Perilaku Konsumsi Masyarakat Muslim." Presentasi ini mengulas bagaimana makanan khas daerah tidak hanya memiliki nilai kuliner, tetapi juga mencerminkan identitas budaya dan sosial suatu masyarakat, terutama dalam konteks konsumsi masyarakat Muslim di Indonesia dan Malaysia.
Puncak dari kunjungan ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Djuanda dan Perdana University. Kerja sama ini mencakup berbagai aspek, mulai dari program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, hingga pengembangan akademik yang berorientasi pada keunggulan global. Dengan adanya MoU ini, diharapkan hubungan kedua universitas dapat semakin erat dan memberikan manfaat bagi komunitas akademik di kedua negara.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari ASEANECA, sebuah organisasi yang berfokus pada pengembangan kerja sama pendidikan di kawasan ASEAN. ASEANECA turut berperan dalam memfasilitasi serta mendukung terlaksananya kunjungan ini, dengan harapan dapat memperluas jangkauan kolaborasi akademik antarnegara di Asia Tenggara.
Dengan suksesnya kunjungan ini, Universitas Djuanda dan Perdana University optimis bahwa kerja sama akademik yang telah terjalin dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan serta hubungan bilateral Indonesia-Malaysia di masa mendatang.
Radif
Email: [email protected]