[email protected] 0251-8240773
Berita

Latih Keterampilan Manajemen Mahasiswa, FE UNIDA Selenggarakan Talkshow

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Talkshow dalam rangka Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa 2022 dengan tema "Lebih Dekat Bersama Fakultas Ekonomi" di Aula Gedung C UNIDA pada Kamis, 22 Desember 2022. Talkshow tersebut diisi oleh Business Coaching sekaligus Alumni FE UNIDA, H. Yedi Jupriadi, Dosen Fakultas Hukum (FH) UNIDA, H. Inayatullah A. Hasyim, LL.B., LL.M, dan Dosen FE UNIDA sekaligus Alumni, Saepul Anwar, S.Ak., M.Ak serta diikuti oleh mahasiswa semester 1 program studi Manajemen dan Akuntansi FE UNIDA.

Business Coaching sekaligus Alumni FE UNIDA, H. Yedi Jupriadi dalam paparan materinya menyatakan bahwasanya mahasiswa terutama mahasiswa FE harus memiliki tujuan dan target lalu tuliskan tujuan kenapa mengambil kuliah manajemen dan target apa saja yang hendak dicapai seperti target waktu kelulusan bisa sampai 3 tahun setengah dan target IPK berapa. Setelah tujuan dan target sudah dimiliki maka cari cara untuk mencapainya seperti mengambil mata kuliah semester atas. Kuliah itu harus menghasilkan keahlian, pada saat mencari ilmu harus sampai paham jangan sampai tahu saja. Seperti mahasiswa Manajemen minimal harus bisa membuat SOP, peraturan kerja dan job desk dan mahasiswa harus memiliki skill sesuai jurusannya karena kalau hanya sekedar tahu saja maka akan kesulitan di dunia kerja nanti. Mahasiswa akuntansi pun sama, harus tahu dan paham mengenai akuntasi karena nanti di dunia kerja itu akan lebih mendetail pengaplikasiannya.

“Mahasiswa juga harus pandai memanajemen waktu, karena waktu sangat penting untuk perkembangan mahasiswa, harus pandai mengatur waktu jangan sampai waktu tidak teratur seperti mengikuti organisasi sehingga lupa untuk waktu dalam belajar karena semuanya harus seimbang dan dalam kuliah dangat diwajibkan untuk memanajamen waktu. Mahasiswa juga harus menambah skill atau kemampuan lain seperti mahasiswa harus belajar kepemimpinan, public speaking, komunikasi dan keahlian lainnya yang sekiranya dapat meningkatkan dan membantu kehidupan kita selanjutnya. Jika kita tidak menimba ilmu lainnya maka hidup kita akan monoton dan diharapkan juga mahasiswa nantinya dapat membuka usaha atau bisnis bukan hanya menjadi pekerja saja karena bisnis atau usaha lebih menjanjikan,” tutur H. Yedi Jupriadi.

Selanjutnya Dosen FH UNIDA, H. Inayatullah A. Hasyim, LL.B., LL.M dalam pemaparan materinya menyampaikan pesan dari Imam Syafi I yang menyatakan bahwa ilmu itu tidak akan mengalir kecuali dengan 6 sebab, yaitu kecerdasan karena setiap manusia itu dilahirkan dengan kecerdasan, kedua yaitu fokus, ketiga sungguh-sungguh kalau bisa saat ini sudah memiliki peta jalan apa saja yang ingin dicapai dan dituju, keempat bekal yang di dalamnya termasuk bekal materi dan mahasiswa bisa dengan beasiswa, kelima dosen atau guru yang membimbing tentu tidak cukup saat ini hanya dengan google atau lainnya tetap harus ada pembimbing dan keenam yaitu waktu yang lama. Pesan ini sangat sesuai sampai sekarang padahal tantangan zamannya sudah berbeda. Untuk saat ini perkembangan zaman sangat pesat bahkan untuk membaca buku saja sudah tersedia banyak di internet yang dulu mesti beli terlebih dahulu sehingga diharapkan hal yang dipermudah ini dapat membantu para mahasiswa dalam belajar.

“Tentu tantangan yang harus dihadapi mahasiswa juga berbeda dan mahasiswa harus bisa melewati dan menghadapi tantangan tersebut untuk masa depan yang baik. Buat peta jalan dari sekarang sehingga bisa mempermudah menuju sukses tetapi diharapkan sukses dengan keimanan,” ungkap H. Inayatullah A. Hasyim, LL.B., LL.M.

Pada kesempatan yang sama, Dosen FE UNIDA, Saeful Anwar, S.Ak., M.Ak dalam paparan materinya menyatakan bahwa mahasiswa kuliah tidak untuk main-main harus serius dan diharapkan mendapatkan prestasi. Mahasiswa juga harus dapat meghargai diri sendiri karena sudah terpilih menjadi mahasiswa karena banyak lulusan Sekolah Menengah Akhir yang tidak memiliki kesempatan belajar di perguruan tinggi. Ada dua kubu mahasiswa pada saat ini, yaitu mahasiswa akademis dan organisatoris, banyak kesulitan yang dihadapi oleh keduanya, padahal mahasiswa bisa menjadi keduanya yakni bisa aktif di organisasi dan aktif di akademis karena banyak hal yang hanya ada di organisasi, dalam arti tidak bisa didapatkan di kelas.

Kita bisa berhasil di organisasi dan dalam studi, tidak mustahil untuk berkuliah tetapi tetap aktif berorganisasi dengan nilai studi yang baik. Agar dapat meraih keduanya tentu mahasiswa harus memiliki rencana 4 tahun ke depan dan memahami garis waktu. Niat dan pemikiran juga sangat mempengaruhi dimana jika niat mengikuti organisasi dengan tidak menganggu studi maka itu yang akan terjadi akan tetapi jika awalnya sudah berpikiran jika organisasi akan mengganggu studi maka itu yang akan terjadi. Tentukan passion kita, orang seperti apa kita dan tentukan mau jadi apa kita.  Apalagi organisasi sangat relate dengan mahasiswa manajemen karena mahasiswa manajemen pasti bertujuan untuk menjadi manajer yang baik dan menjadi manajer yang baik tentu harus memiliki pengalaman yang banyak dalam organisasi. Mahasiswa juga harus pandai mengatur dan mengelola waktu dengan baik serta harus tahu skala prioritas ketika dihadapkan dengan dua pilihan yang penting maka bisa memilih dengan dua kriteria yaitu mendesak atau tidak mendesak,” ungkap Saeful Anwar, S.Ak., M.Ak.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan para mahasiswa yang menjadi peserta dalam Talk Show.