Lepas Ratusan Peserta KKN 2025, FAIPG UNIDA Terjunkan Mahasiswa ke Kalimantan, Malaysia hingga Thailand Selatan
Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) secara resmi melepas ratusan mahasiswa yang akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025. Kegiatan yang bersamaan dengan pelepasan KKN mahasiswa Fakultas Pertanian (FAPERTA) dan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) ini berlangsung di lingkungan kampus UNIDA, pada Rabu (23/07/2025).
Turut hadir langsung Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, Dekan FAIPG, Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E, Dekan FAPERTA dan FILKOM Dr. Ir. Himmatul Miftah, M.Si, serta perwakilan Pemerintah Daerah, Kabid Litbang Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Ratna Pratini, ST., MM.
Dekan FAIPG UNIDA, Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E menuturkan bahwa pada KKN tahun ini, FAIPG UNIDA memberangkatkan sekitar 230 mahasiswa yang akan menjalankan pengabdian di berbagai daerah, yakni 14 desa di Kabupaten Bogor, 5 desa di Kabupaten Cianjur, 1 desa di wilayah Sukabumi, serta 3 desa di Kalimantan. Selain itu, sebanyak 30 mahasiswa FAIPG juga melaksanakan KKN Internasional di Malaysia dan Thailand Selatan, tepatnya di Provinsi Yala dan Songkhla.
Dalam kesempatan ini, Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E juga menyampaikan bahwa KKN merupakan media pembelajaran penting yang mempertemukan teori akademik dengan realitas sosial masyarakat.
“Melalui KKN, mahasiswa dapat belajar langsung dari masyarakat, memahami dinamika sosial yang sesungguhnya, serta mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I dalam sambutannya berpesan kepada seluruh peserta KKN agar senantiasa menjaga sikap, etika, dan nama baik pribadi serta institusi selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.
“Kalau masuk kampung orang, harus ikut adat dan budaya setempat. Yang utama itu menjaga etika. Pintar bisa menyusul, tapi etika baik adalah yang pertama,” tegasnya.
Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I kemudian menekankan pentingnya mahasiswa untuk menjadi teladan dalam beribadah, menjaga integritas, dan memastikan bahwa program yang dilaksanakan membawa dampak positif yang berkelanjutan.
“Saya pernah dikunjungi kepala desa yang mengatakan bahwa program mahasiswa UNIDA masih terasa hingga kini. Itulah dampak yang sesungguhnya,” ujarnya.