Lindungi Tumbuh Kembang Anak, Bangun Generasi Penerus Bangsa Tangguh untuk Indonesia Maju
Oleh: Zahra Khusnul Latifah, M.Pd.I (Dekan Fakultas
Agama Islam dan Pendidikan Guru Universitas Djuanda Bogor)
“Selamat Hari Anak Nasional”! “Anak-anak terlindungi, Indonesia Maju!”. Tema yang diusung oleh pemerintah dalam rangka Hari Anak Nasional yang bertepatan dengan tanggal 23 Juli 2022, menjadi momentum yang sangat berharga bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama para ibu, yang di setiap helah nafasnya beruntai doa dan harapan untuk anak-anaknya. Betapa tidak, setiap hari di media massa bertebaran berita tentang perilaku bullying anak, pelecehan seksual anak, trafficking anak, atau bahkan pernikahan anak dibawah umur. Bahkan berita yang sedang hangat yaitu tentang seorang anak yang meninggal karena mengalami trauma setelah video rekaman dirinya yang dipaksa oleh teman-temannya untuk menyetubuhi kucing tersebar di media sosial.
Sungguh ironi yang luar biasa, di saat para pakar sibuk mengedukasi para orang tua dengan ilmu parenting, atau di saat para ustadz dan ulama juga tanpa lelah memberikan ceramah-ceramah keagamaan, tapi ternyata kejadian seperti ini luput dari perhatian dan pengawasan orang-orang dewasa di sekitarnya. Kemanakah orang tuanya? Kemanakah gurunya? Atau bahkan tetangganya? Mari kita menjadikan momen bersejarah ini sebagai tonggak refleksi, agar ke depan jangan pernah kita gagal menjadi orang tua. Sungguh, anak adalah investasi termahal kita, bukan hanya di dunia, namun hingga ke akhirat kita akan dimintai pertanggungjawaban atas anak-anak kita.
Anak bukan hanya asset bagi orang tuanya, anak-anak kita adalah asset bangsa kita. Sepuluh, seratus, bahkan seribu tahun ke depan, kita akan menjaminkan nasib bangsa kita kepada anak-anak yang saat ini berada dibawah bimbingan kita. Suksesnya pendidikan didukung oleh tiga lingkungan terpenting; lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Maka kewajiban mendidik anak bukan hanya berlaku bagi orang tua biologis saja, namun setiap orang sebagai bagian dari masyarakat, bagian dari proses pendidikan terencana (guru di sekolah) juga memiliki peran yang signifikan dalam keberhasilan pendidikan anak.
Mari rangkul anak kita, mari kita bicara, mari kita terbuka…agar kita dapat menyatukan cita-cita dan harapan bersama-sama. Menghias langit Indonesia dengan birunya senyum dan tawa ceria mereka. Selamat Hari Anak Nasional, Anak-Anak Terlindungi, Indonesia Maju!