LPPM dan BPK Dorong Dosen FAIPG Susun Proposal Penelitian dan Pengabdian
Dalam rangka kegiatan acara “Roadshow Penawaran Proposal Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Kemendikbudristek Tahun Anggaran 2023”,
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) bersama Badan
Pengembangan Keilmuan (BPK) Universitas Djuanda (UNIDA) kunjungi Fakultas Agama
Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) pada Rabu, 15 maret 2023. Kegiatan ini
dilaksanakan secara luring di Ruang Kelas FAIPG UNIDA.
Mewakili Dekan, Wakil Dekan Non Akademik Abdul Kholik, M.Pd.I dalam
sambutannya menyampaikan terima kasih kepada tim LPPM yang sudah berkunjung ke
FAIPG sekaligus memberikan materi terkait kegiatan roadshow penawaran
penelitian dan pengabdian.
“Alhamdulilah kita bisa
berkumpul bersama pada hari ini untuk melakukan kegiatan roadshow penawaran proposal penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat hibah Kemedikbudristek tahun 2023. Tidak lupa juga kami ucapkan
terima kasih kepada tim LPPM dan BPK UNIDA. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat
memberikan dampak yang besar dalam rangka persiapan penyusunan proposal
penelitian dan pengabdian,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Danu Suryani, S.Sos., M.H selaku Kepala Biro
Pengabdian kepada Masyarakat mewakili tim LPPM UNIDA menyampaikan informasi
bahwasanya program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun ini cukup
ketat, sehingga membutuhkan eligibilitas dari PARA dosen yang ada di FAIPG.
Dalam hal ini, tim LPPM UNIDA bersama BPK siap membantu apapun yang dibutuhkan
oleh para dosen terkait penelitian dan pengabdian.
“Hari ini kita adakan sosialisasi terkait dengan pengusulan program
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2023 yang mungkin bisa dilihat
bahwa pemeringkatan perguruan tinggi itu cukup ketat persaingannya. Hal-hal
lainnya adalah kita juga butuh eligibilitas rekan-rekan dosen FAIPG.
Apabila dilihat dari skor SINTA, FAIPG justru yang merajai karena jurnalnya pun
cukup bagus. Kemudian ada beberapa hal juga terkait dengan rencana LPPM UNIDA
untuk membuat program pengabdian yang memang bentuknya nanti akan digital, salah satunya itu yang akan
kita garap. Terakhir, Kami bersedia dan siap bersama seluruh tim dari LPPM
UNIDA untuk membantu apapun yang dibutuhkan dalam melakukan penelitian dan pengabdian,”
tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPK UNIDA, Dr. Rasmitadilla, ST., M.Pd menyatakan
dalam kegiatan kali ini, LPPM dan BPK UNIDA mengajak untuk para dosen menyusun
proposal baik penelitian maupun pengabdian. Pada kesempatan ini didiskusikan
dan sharing mengenai apa saja syarat
dan tips agar proposal dapat diterima dan didanai.
“Dalam
menentukan topik perlu memperhatikan 9 bidang fokus penelitian yang diantaranya
terkait pangan, energi, kesehatan, transportasi, produk rekayasa keteknikan,
pertahanan dan keamanan, kemaritiman, sosial humaniora serta bidang riset
lainnya. Selain itu harus memperhatikan juga 5 prioritas riset yaitu green economy, blue economy, digital
economy, tourism serta health
independence,” pungkas Dr. Rasmitadilla, ST., M.Pd.