Lulus dengan IPK Sempurna, Mahasiswi Prodi PGSD FAIPG Jadi Wisudawan Terbaik pada Wisuda ke-50 UNIDA
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA), Eka Apriani Putri dinobatkan sebagai Wisudawan/Wisudawati Terbaik Tingkat Universitas pada Wisuda ke-50 UNIDA yang digelar di Puri Begawan Bogor pada Kamis, 24 Oktober 2024.
Eka Apriani Putri meraih Indeks Predikat Kumulatif (IPK) sempurna sebesar 4.00 dengan lama studi 3 Tahun 11 Bulan 30 hari yang mengantarkannya dinobatkan sebagai lulusan terbaik pada Wisuda ke-50.
Eka Apriani Putri dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan Universitas Djuanda, segenap civitas akademika Universitas Djuanda, terkhusus Chancellor, Rektor, beserta jajarannya, Para Dekan Fakultas, beserta jajarannya, Para Ketua Program Studi dan Sekretaris Prodi di lingkungan UNIDA khususnya Dekan FAIPG, Kaprodi PGSD serta Para Dosen yang telah mendidik kami selama menempuh pendidikan di UNIDA dan terimakasih telah mengantarkan menjadi Wisudawan Terbaik pada periode ini.
Selanjutnya, yang paling utama mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada orang tua yang selalu bekerja keras membesarkan dan memberikan dukungan disertai dengan doa, jerih payah dan air mata agar dapat mendapatkan pendidikan yang layak dan dapat menyelesaikan pendidikan ini. Serta ucapan terimakasih juga kepada teman-teman yang selalu mendukung untuk selalu berprogres di bidang akademik dan non akademik.
Selama masa kuliah, mahasiswa berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan yang dapat memberikan pengalaman berharga dalam membentuk diri. Adapun kegiatan yang pernah saya ikuti yaitu Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) lalu universitas senantiasa mendukung dalam keikutsertaan mengikuti dan memenangkan berbagai medali emas dan perak pada kompetisi bidang sains dan kependidikan di tingkat nasional, kemudian ditetapkan sebagai mahasiswa berprestasi tingkat UNIDA, berkesempatan menjadi perwakilan Provinsi jawa barat sebagai Duta Pemimpin Muda Indonesia, Duta Inisiatif Indonesia, Duta maritim Indonesia, sebagai pembicara diberbagai seminar tentang kependidikan, keorganisasian dan kesadaran lingkungan tingkat Provinsi Jawa Barat dan Nasional. Selain itu, keterlibatan saya di Organisasi Mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa dan Program Kepemimpinan (PPK Ormawa) menambah pengalaman berharga dalam bekerja sama dan memimpin. Tak ketinggalan, pengalaman magang internasional di Malaysia dan Thailand dapat memberi saya gambaran tentang dinamika dunia kerja dan pentingnya jaringan. Semua pengalaman ini membentuk karakter dan memperkaya pengetahuan selama berkuliah di UNIDA.
Rekan-rekan wisudawan dan wisudawati yang hari ini penuh haru dan tangis bahagia, melihat orang tua dan keluarga tercinta mensyukuri dan senyum bahagia melihat kesuksesan kita menjadi pemenang. Dan yang terpenting, kita sama-sama sudah buktikan, bahwa UNIDA dapat membawa kita sukses dalam bidang akademik maupun non-akademik. Jadi, jangan ragu dan jangan bimbang untuk dapat mengajak sanak saudara, tetangga dan adik-adik kita untuk memilih UNIDA sebagai pilihan utama dalam melanjutkan pendidikan di jenjang Perguruan Tinggi.
“Imam Syafi’i pernah berkata bahwasanya jika kita tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kita harus sanggup menahan pedihnya kebodohan. Belajar hakikatnya bukan tentang perkara waktu, usia atau bahkan tempat. Tapi belajar adalah hakikat yang melekat dalam diri kita hingga akhir hayat kita. Dunia luar menunggu teman-teman dengan setiap tantangan dan peluangnya. Dalam setiap tantangan terdapat kesempatan untuk teman-teman bertumbuh. Selamat bertumbuh teman-teman. Selamat menempuh perjalanan yang baru. Mari kita gunakan ilmu yang telah kita peroleh untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat,” ungkapnya.