Mahasiswa Kelompok 4 KKN-T FE UNIDA Bantu Pecahkan Permasalahan UMKM Adok Furniture dan Tahu Babakan di Desa Sentul
Rangkaian program kerja Pemberdayaan UMKM dan BUMDES Berbasis Kearifan Lokal mahasiswa Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Djuanda (UNIDA) di Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, dilanjut dengan penyerahan hasil analisis dan solusi permasalahan UMKM Adok Furnitur dan UMKM Tahu Babakan, pada Rabu (16/08/2023).
Perwakilan Kelompok 4 KKN-T FE UNIDA, Alfina Damayanti mengatakan, penyerahan hasil analisis dari permasalahan yang dimiliki pada UMKM ini diantaranya yakni belum memiliki identitas usaha serta belum adanya tempat promosi usaha digital.
Oleh sebab itu, setelah dianalisis maka Kelompok 4 KKN-T FE UNIDA membuat daftar kondisi permasalahan disertai dengan solusi untuk dapat terus meningkatkan penjualan sehingga pemilik UMKM dapat lebih memperbesar usahanya.
Antara lain, pembuatan logo pada UMKM Adok Furniture dan Tahu Babakan, pembuatan Stampel pada UMKM Adok Furniture, melakukan inovasi pada kemasan Tahu Babakan, pembuatan Maps pada UMKM Adok Furniture dan Tahu Babakan, hingga pembuatan akun sosial media.
“Pada saat berjalannya usaha pemilik UMKM harus membuat logo usaha agar mempunyai ciri khas pada usaha tersebut sehingga mudah dikenal orang banyak. Selain itu juga pembuatan Google maps yang dilakukan untuk memudahkan pembeli mengetahui rumah produksi UMKM Adok Furniture dan Tahu Babakan. Google maps merupakan peranan penting dalam mendukung dan mengembangkan bisnis,” tuturnya.
Alfina mengungkapkan, dengan adanya pelaksanaan program kerja KKN-T terhadap pemberdayaan UMKM Adok Furniture dan Tahu Babakan, diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan UMKM, memberikan inspirasi dalam pengelolaan UMKM, serta dapat menggugah partisipasi dari berbagai lembaga lain untuk ikut bersama-sama mendorong pengembangan UMKM.
Sementara itu, pemilik UMKM Tahu Babakan Asbulloh menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa Kelompok 4 KKN-T FE UNIDA yang telah berkenan membantu proses peningkatan UMKM yang dikelolanya tersebut.
“Sebelumnya, saya berterima kasih kepada mahasiswa Universitas Djuanda karena sudah mau membantu usaha saya agar lebih berkembang. Saya sangat senang dan terbantu karena kedatangan teman-teman mahasiswa, semoga ini menjadi pembuka dan penyemangat untuk terus meningkatkan usaha tahu babakan ini,” ungkapnya.
