[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Mahasiswa KKN FAIPG UNIDA Gelar Sosialisasi Stunting dan Uji Boraks di Desa Sukamantri Cianjur

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 18 Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Sehat Tanpa Stunting, Aman Tanpa Boraks” di Aula Desa Sukamantri, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (7/8/2025) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan stunting sejak dini serta bahaya penggunaan boraks pada makanan.

Kepala Desa Sukamantri, Kusnandar, menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa UNIDA atas inisiatif edukasi tersebut.

“Materi ini sangat penting, khususnya bagi orang tua dan pelaku usaha makanan. Semoga ilmu yang diperoleh dapat dipraktikkan untuk menjamin kesehatan dan masa depan anak-anak,” ujarnya.

Sosialisasi menghadirkan narasumber di antaranya Niki Hidayanti selaku Ketua PPL Posyandu Kecamatan Karangtengah, dan Riska Pratiwi, mahasiswa sekaligus perwakilan dosen pembimbing, serta Anjani Sudrajat mahasiswa yang memaparkan bahaya boraks.

Materi yang disampaikan mencakup pengertian, penyebab, dampak, dan pencegahan stunting, peran gizi seimbang dan pola asuh yang baik dalam perspektif Islam dan sains, serta ciri-ciri dan bahaya boraks bagi kesehatan.

Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik langsung mendeteksi boraks menggunakan larutan kunyit (Curcuma longa). Metode ini ditunjukkan oleh tim mahasiswa KKN FAIPG UNIDA dan mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Ketua pelaksana, Dede Rima Siti Elsani, menuturkan bahwa antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan keinginan mencoba langsung uji boraks. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu menerapkan pola makan bergizi seimbang, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan deteksi mandiri terhadap bahan berbahaya pada makanan.

“Selain manfaat langsung bagi warga, kegiatan ini juga direncanakan menghasilkan artikel ilmiah untuk jurnal terakreditasi dan laporan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kader Posyandu Desa Sukamantri, Nia Lusmiati, mengapresiasi kemudahan metode uji boraks yang diajarkan.

“Cara ini sederhana, murah, dan bisa dilakukan di rumah. Semoga pengetahuan ini menyebar ke lebih banyak warga,” tuturnya.