Mahasiswa KKN FIPHAL UNIDA di Desa Cijeruk Akhiri Rangkaian Kegiatan, Harapkan Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Potensi Pangan Lokal
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 3 Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) resmi menutup rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor,.Kegiatan yang mengusung tema “Mendorong Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Potensi Pangan Lokal” ini ditandai dengan acara penutupan yang berlangsung di Kantor Desa Cijeruk, pada Senin (1/9/2025).
Ketua Kelompok 3 KKN FIPHAL UNIDA, Mufti Ridho Rayaldi, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Kepala Desa, perangkat desa, dan masyarakat Desa Cijeruk atas dukungan serta sambutan hangat yang diberikan selama satu bulan penuh.
“Kami berharap program-program yang telah dijalankan, seperti pendampingan UMKM, edukasi gizi, hingga pengembangan produk olahan salak dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Desa Cijeruk, Asep Saepul Rohman, dalam sambutannya turut mengapresiasi kontribusi mahasiswa UNIDA. Ia berharap ilmu yang ditanamkan selama KKN dapat terus berkembang dan memberi manfaat nyata bagi warga desa.
“Pintu Desa Cijeruk selalu terbuka untuk adik-adik mahasiswa, silaturahmi ini tidak berakhir hanya sampai di sini,” ungkapnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Raden Siti Nurlaela, A.Md.Ak., S.T.P., M.T.P menekankan pentingnya keberlanjutan program KKN, terutama dalam pengembangan UMKM lokal. Ia menyebutkan, kelompok mahasiswa telah berhasil mendampingi UMKM binaan dengan inovasi produk selai salak, repackaging, hingga penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Semoga langkah ini dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan daya saing dan perekonomian masyarakat Desa Cijeruk,” tuturnya.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa melaksanakan berbagai program strategis, antara lain sosialisasi gizi seimbang dan pencegahan stunting, pendampingan sertifikasi halal UMKM, edukasi minat kuliah bagi siswa SMA, hingga kegiatan sosial keagamaan berupa pengajaran mengaji untuk anak-anak. Program-program ini diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan desa, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.