[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Mahasiswa KKN FISIP UNIDA Ajak Warga Desa Sukamanah Berkolaborasi, Hidupkan Ruang Publik Jadi Lebih Inspiratif

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) melaksanakan program Inovasi Ruang Publik. Progam ini dilaksanakan selama satu minggu dimulai pada 20-26 Agustus 2025 di Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor khususnya di Kampung Akur, RT 001/ RW 008.

Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kreativitas dan keterlibatan masyarakat dalam menciptakan ruang yang lebih fungsional, menarik dan Inspiratif. Ruang publik sendiri merupakan area yang dapat digunakan oleh semua orang, seperti taman, lapangan dan tempat berkumpul lainnya. Namun, sering kali ruang-ruang ini kurang dimanfaatkan dan terlihat tidak menarik bagi masyarakat. Hal ini mengakibatkan banyak orang enggan menggunakan ruang tersebut. Mahasiswa KKN berkomitmen untuk mengubah situasi ini dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses desain dan renovasi ruang publik. Dengan pendakatan Kolaboratif.

Kegiatan ini dimulai dengan sesi desain di mana mahasiswa bersama masyarakat merancang beberapa spot ruang publik yang akan diperbaiki. Dengan memberikan warna-warna ceria dan menarik dengan tujuan untuk menghidupkan kembali ruang-ruang tersebut.

Nina Septiani selaku Perwakilan Mahasiswa KKN FISIP UNIDA di Desa Sukamanah menyatakan bahwa selain merenovasi ruang publik, mahasiswa bersama masyarakat pun memberikan sentuhan warna pada tempat sampah di sekitar ruang publik. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk mempercantik lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan ruang publik.

“Kami ingin mengajak semua orang untuk berpartisipasi dalam menjaga kebersahan dan keindahan lingkungan mereka. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai penggerak perubahan, tetapi juga sebagai edukator yang mengajarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keteraturan ruang publik. Kegiatan ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong dan meningkatkan rasa saling memiliki antara warga,” ungkapnya.