Mahasiswa KKN FISIPKOM UNIDA Laksanakan Program PENTING, Sosialisasikan Pencegahan Stunting Pada Anak
Dalam upaya menurunkan angka stunting di Indonesia, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar kegiatan sosialisasi Pencegahan Stunting (PENTING) bersama Puskesmas Banjarsari di Aula Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Jum’at (11/8/2023). Kegiatan sosialisasi ini juga turut dihadiri oleh Kepala Desa Teluk Pinang dan PKK Teluk Pinang.
Stunting pada anak merupakan masalah gizi yang menjadi masalah nasional, hal ini dikarenakan stunting berdampak negatif terhadap sumber daya manusia di masa yang akan datang. Adapun stunting rawan terjadi pada 1000 hari pertama hidup, yakni pada anak usia kandungan hingga usia 2 tahun.
Stunting dapat terjadi akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang. Hal tersebut dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman ibu mengenai ilmu kesehatan dan kebutuhan nutrisi pada saat kehamilan.
Kegiatan ini dimulai dengan acara sosialisasi secara umum mengenai stunting yang berisi informasi mengenai pengertian, penyebab, dampak, cara pencegahan dan pengobatan dari Restu Dwi Utami selaku perwakilan dari Puskesmas Banjarsari.
Pada pemaparannya, Restu Dwi Utami menyampaikan bahwa pada usia emas perlu terpenuhinya asupan nutrisi pada anak agar dapat menunjang pertumbuhan anak. Terutama untuk mencegah terjadinya stunting pada anak, anak perlu diberikan asupan gizi yang baik dimulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan asupan gizi lainnya.
Lebih lanjut Restu Dwi Utami mengungkapkan bahwa perilaku hidup sehat perlu diterapkan terutama pola makan dan tidur anak. pola tidur dan pola makan pada anak sangat berpengaruh untuk tumbuh kembang anak.
“Para bunda perlu menerapkan kedua pola tidur dan makan dengan baik. Salah satu caranya dengan mengatur jadwal tidur dan makan pada anak secara teratur dan konsisten. Selain itu, kebersihan juga perlu dijaga,” ungkapnya.
