[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Mahasiswa KKN-T FAPERTA UNIDA Kenalkan Siswa SDN Srogol 3 Cigombong Tanaman Hidroponik

Mahasiswa Kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) di Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor adakan sosialisasi pemanfaatan botol bekas untuk pembuatan tanaman hidroponik. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 28 Agustus 2023 ini dilaksanakan di SDN Srogol 3 dengan sasaran siswa-siswi kelas 4.  

Kegiatan tersebut merupakan inovasi dari mahasiswa Kelompok 11 KKN-T FAPERTA UNIDA sebagai upaya pemanfaatan bahan bekas dalam pembuatan hidroponik yang merupakan salah satu cara berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk meningkatkan produksi pertanian tanpa media tanah.

Kegiatan ini juga mengajarkan kepada anak-anak pentingnya  pemanfaatan barang bekas selain sebagai edukasi kepada siswa kelas 4 SDN Grogol 3 mengenai lingkup ilmu tanaman hidroponik.

Dalam pelaksanaanya, rangkaian kegiatan yang disusun yaitu meliputi materi tentang hidroponik, dan bagaimana tata cara membuat hidroponik dengan botol bekas.

Harti, perwakilan mahasiswa KKN kelompok ini mengungkapkan bahwa pemanfaatan bahan bekas dalam hidroponik adalah contoh nyata dari bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengatasi tantangan pertanian modern sembari mendukung keberlanjutan dan efisiensi sumber daya.

“Kegiatan ini memiliki tujuan yang sangat penting, yaitu mengedukasi kita semua tentang bagaimana kita dapat menggunakan botol bekas sebagai wadah untuk pertanian hidroponik. Ini bukan hanya cara inovatif untuk mengurangi limbah plastik, tetapi juga membuka pintu kepada kita untuk berkontribusi dalam menghasilkan makanan secara berkelanjutan, bahkan dalam ruang terbatas, bahan bekas yang mudah Anda temukan sehari-hari,” tuturnya.

Harti menambahkan, melalui kegiatan ini ia berharap dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan dan meminimalkan dampak negatif limbah plastik terhadap bumi.

“Dengan mengubah botol bekas menjadi wadah hidroponik, kita sedang melakukan langkah positif menuju keberlanjutan dan kelestarian alam,” ungkapnya.

Kegiatan ini tidak lepas dari dukungan dan partisipasi baik yang di berikan oleh pihak sekolah. Salah satu guru dari SDN Srogol 3 mengungkapkan kesan baik dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam membuat sistem hidroponik menggunakan barang-barang bekas. Kami berharap agar anak-anak dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk praktik mandiri di rumah, terutama dalam pemanfaatan barang bekas dan penerapan sistem tanam hidroponik,” ujar salah seorang guru.