Mahasiswa KKN-T FISIPKOM UNIDA Ajak Peserta Didik SDN 1 Batulayang Manfaatkan Bahan Organik Jadi Produk Ecoprint
Mahasiswa Kelompok
1 Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas
Djuanda (UNIDA) menjalankan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tahun
2023 di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor (10/08/2023).
KKN-T UNIDA 2023
mengangkat tema "Bersinergi Membangun Bogor” dengan fokus utama program
yang akan dilaksanakan adalah pengentasan stunting, wajib belajar 9 tahun,
penguatan UMKM, dan peningkatan partisipasi politik masyarakat.
Selain fokus utama,
mahasiswa KKN-T juga melaksanakan program tambahan yang digali berdasarkan
potensi desa lokasi tempat KKN. Salah satu Program yang dilaksanakan mahasiswa
KKN-T di Desa Batulayang adalah peningkatan keterampilan anak-anak melalui
pemanfaatan bahan-bahan alami yang berasal dari tanaman yang dijadikan produk
pewarna kain melalui teknik ecoprint.
Seperti diketahui
bahwasanya ecoprint berasal dari kata eco atau ekosistem yang berarti
lingkungan hayati atau alam dan print artinya cetak. Sistem dengan menjiplak
dedaunan dan kemudian merebusnya, mirip seperti proses pembuatan batik.
Sasaran dari
program ini merupakan peserta didik SDN 1 Batulayang dengan lokasi pelaksanaan
program diadakan di Ujung Rimba camp. Hal ini sebagai upaya dari peningkatan
keterampilan serta meningkatkan daya cipta peserta didik, dan juga sebagai
upaya untuk mengurangi penggunaan pewarna sintetis dalam pewarnaan kain dengan
memanfaatkan bahan organik yang berasal dari alam.
Harum selaku
penanggungjawab program ecoprint Kelompok 1 KKN-T FISIPKOM UNIDA menjelaskan
ecoprint merupakan sebuah teknik mencetak pada kain, dengan menggunakan pewarna
alami dan membuat motif dari daun secara manual yaitu dengan cara ditempel
sampai timbul motif pada kain.
“Kegiatan ecoprint
yang dilakukan kali ini menggunakan teknik pounding yaitu dengan cara ditumbuk.
Mahasiswa KKN-T Kelompok 1 FISIPKOM ini
membagikan totebag mini sebagai dasar/alas yang digunakan ecoprint. Kita
memilih menggunakan tote bag dikarenakan kain tote bag itu mudah menyerap serta
ramah lingkungan. Selain itu tote bag juga sering digunakan dan banyak
manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari,” jelas Harum.
Antusias peserta
didik yang sangat luar biasa ini membuat para mahasiswa KKN semangat dalam
menjalankan tugas dan proker yang telah dirancang. Pihak sekolah SDN 1
Batulayang merespon positif atas jalannya program ini yang memberikan ilmu baru
bagi anak-anak. Ini juga menjadi suatu terobosan baru bagi siswa-siswi SDN 1
Batulayang, karena sebelumnya kegiatan seperti ini belum pernah dilakukan.
Faisal Tri Ramdani,
S.Sos., M.A.P selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan harapan dari
hasil jalannya program ecoprint bagi peserta didik SDN 1 Batulayang.
“Terima kasih saya
ucapkan kepada pihak SDN 1 Batulayang yang telah berkenan menerima positif
program yang ditawarkan serta dijalankan oleh mahasiswa kelompok 1 KKN-T,
semoga program ecoprint ini dapat menjadi sebuah sarana stimulus bagi peserta
didik dalam mengembangkan daya kreativitas dan lebih mencintai potensi Desa
Batulayang,” ungkapnya.