[email protected] 0251-8240773
Kegiatan Kemahasiswaan

Mahasiswa KKN-T FISIPKOM UNIDA Ajak Peserta Didik SDN 1 Batulayang Manfaatkan Bahan Organik Jadi Produk Ecoprint

Mahasiswa Kelompok 1 Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) menjalankan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tahun 2023 di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor (10/08/2023).

KKN-T UNIDA 2023 mengangkat tema "Bersinergi Membangun Bogor” dengan fokus utama program yang akan dilaksanakan adalah pengentasan stunting, wajib belajar 9 tahun, penguatan UMKM, dan peningkatan partisipasi politik masyarakat.

Selain fokus utama, mahasiswa KKN-T juga melaksanakan program tambahan yang digali berdasarkan potensi desa lokasi tempat KKN. Salah satu Program yang dilaksanakan mahasiswa KKN-T di Desa Batulayang adalah peningkatan keterampilan anak-anak melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang berasal dari tanaman yang dijadikan produk pewarna kain melalui teknik ecoprint.

Seperti diketahui bahwasanya ecoprint berasal dari kata eco atau ekosistem yang berarti lingkungan hayati atau alam dan print artinya cetak. Sistem dengan menjiplak dedaunan dan kemudian merebusnya, mirip seperti proses pembuatan batik.

Sasaran dari program ini merupakan peserta didik SDN 1 Batulayang dengan lokasi pelaksanaan program diadakan di Ujung Rimba camp. Hal ini sebagai upaya dari peningkatan keterampilan serta meningkatkan daya cipta peserta didik, dan juga sebagai upaya untuk mengurangi penggunaan pewarna sintetis dalam pewarnaan kain dengan memanfaatkan bahan organik yang berasal dari alam.

Harum selaku penanggungjawab program ecoprint Kelompok 1 KKN-T FISIPKOM UNIDA menjelaskan ecoprint merupakan sebuah teknik mencetak pada kain, dengan menggunakan pewarna alami dan membuat motif dari daun secara manual yaitu dengan cara ditempel sampai timbul motif pada kain.

“Kegiatan ecoprint yang dilakukan kali ini menggunakan teknik pounding yaitu dengan cara ditumbuk. Mahasiswa KKN-T  Kelompok 1 FISIPKOM ini membagikan totebag mini sebagai dasar/alas yang digunakan ecoprint. Kita memilih menggunakan tote bag dikarenakan kain tote bag itu mudah menyerap serta ramah lingkungan. Selain itu tote bag juga sering digunakan dan banyak manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari,” jelas Harum.

Antusias peserta didik yang sangat luar biasa ini membuat para mahasiswa KKN semangat dalam menjalankan tugas dan proker yang telah dirancang. Pihak sekolah SDN 1 Batulayang merespon positif atas jalannya program ini yang memberikan ilmu baru bagi anak-anak. Ini juga menjadi suatu terobosan baru bagi siswa-siswi SDN 1 Batulayang, karena sebelumnya kegiatan seperti ini belum pernah dilakukan.

Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan harapan dari hasil jalannya program ecoprint bagi peserta didik SDN 1 Batulayang.

“Terima kasih saya ucapkan kepada pihak SDN 1 Batulayang yang telah berkenan menerima positif program yang ditawarkan serta dijalankan oleh mahasiswa kelompok 1 KKN-T, semoga program ecoprint ini dapat menjadi sebuah sarana stimulus bagi peserta didik dalam mengembangkan daya kreativitas dan lebih mencintai potensi Desa Batulayang,” ungkapnya.