Mahasiswa Sains Komunikasi FISIP UNIDA Gelar LOKO 2026, Pamerkan Karya Jurnalistik di Ruang Publik Kampus
Program Studi Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan LOKO: Lokakarya Komunikasi 2026 selama dua hari, Rabu–Kamis, 28–29 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Sentra Kuliner Al-Amaliyah (Warung Panjang) dan menghadirkan pameran karya jurnalistik mahasiswa dengan konsep ruang publik terbuka.
LOKO 2026 menjadi terobosan dalam pelaksanaan kegiatan akademik karena memanfaatkan kawasan kuliner kampus sebagai ruang pamer dan literasi. Beragam karya jurnalistik mahasiswa ditampilkan, mulai dari majalah, zine, hingga news games, yang dapat diakses oleh mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum yang berkunjung ke kawasan tersebut. Kegiatan ini turut melibatkan pihak eksternal sebagai bagian dari penguatan jejaring kolaborasi akademik dan jurnalistik lintas institusi.
Mewakili Dekan FISIP UNIDA, Wakil Dekan Akademik, Irma Purnamasari, S.Sos., M.Si, menilai LOKO 2026 sebagai wadah penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas dan tanggung jawab akademik. Ia menekankan bahwa kemampuan jurnalistik perlu dibangun secara utuh melalui praktik langsung yang berpijak pada kaidah etika dan ketepatan informasi.
“Bahasa jurnalistik harus disusun sesuai kaidah dan dapat dipertanggungjawabkan informasinya. Mudah-mudahan dari kegiatan ini lahir karya-karya jurnalistik yang memberi manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua YPPMWA, Ir. H. Iskandar Zulkarnaen, menjelaskan bahwa kawasan Warung Panjang telah dibenahi sejak 2016–2017 sebagai bagian dari upaya penataan lingkungan kampus yang ramah dan inklusif. Kawasan ini dirancang untuk mengakomodasi aktivitas kuliner sekaligus kegiatan akademik dan diskusi.
“Ke depan, kawasan ini diproyeksikan sebagai ruang pertemuan gagasan. Saat ini, Warung Panjang telah bertransformasi menjadi Sentra Pangan Al-Amaliyah dan sedang dalam proses sertifikasi halal,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana LOKO 2026, Muliana Hasea Sihotang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran mata kuliah Bahasa Jurnalistik. Ia mengapresiasi dukungan pimpinan fakultas, dosen pengampu, panitia, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Kami juga menyadari masih terdapat keterbatasan dalam pelaksanaan kegiatan ini dan memohon maaf atas segala kekurangan,” ujarnya.
Antusiasme terhadap LOKO 2026 turut datang dari peserta eksternal. Danang, mahasiswa Universitas Terbuka, mengaku memperoleh pengalaman dan wawasan baru melalui pameran karya jurnalistik yang ditampilkan.
“Kesan saya sangat positif. Selain melihat produk jurnalistik, kegiatan ini memberi perspektif baru tentang praktik jurnalistik mahasiswa,” katanya.
LOKO: Lokakarya Komunikasi 2026 berlanjut pada hari kedua, Kamis, 29 Januari 2026, dengan rangkaian pameran yang dikemas lebih dinamis dan interaktif. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan gagasan antara mahasiswa, sivitas akademika, dan masyarakat yang hadir di kawasan Sentra Kuliner Al-Amaliyah.
Melalui LOKO 2026, Sains Komunikasi FISIP UNIDA menghadirkan praktik pembelajaran yang kontekstual dengan mendekatkan karya jurnalistik mahasiswa kepada publik. Transformasi Warung Panjang sebagai ruang literasi dan kreativitas diharapkan menjadi pijakan awal lahirnya inovasi serupa di lingkungan UNIDA serta memperkuat peran mahasiswa dalam menghidupkan ruang-ruang publik kampus melalui karya yang bermakna.