Mahasiswa Sains Komunikasi FISIPKOM UNIDA Berbagi Inspirasi, Dorong Peran Aktif Mahasiswa Sebagai Generasi Penerus Pemimpin Bangsa
Berdiskusi dengan cara yang menyenangkan adalah salah satu hal
yang dapat memantik pikiran kita bekerja. Inilah cara yang dilakukan oleh
seorang mahasiswa dari program studi Sains Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial,
Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda (UNIDA), Ruben Bentiyan. Berbagai
pengalamannya dapat dijadikan teladan bagi mahasiswa lain, sehingga ia tak
sungkan untuk banyak berbagi ilmu.
Ruben Bentiyan, yang juga seorang aktivis dan agitator ulung
memang memiliki kharisma ketika berbincang dan berdiskusi dnegan banyak orang.
Tak aneh, jika ia sering sekali diundang untuk menjadi pemateri dalam sebuah
kegiatan kampus, terutama kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa
(LKMM) di berbagai Universitas.
"Senang sekali rasanya, jika dapat bertukar pikiran dengan
kawan-kawan di kampus lain. Karena, dengan kegiatan seperti itulah pola pikir
kita akan semakin berkembang," ucap Ruben.
Beberapa kampus telah ia singgahi. Pada Desember 2021 lalu, ia
menjadi pemateri di Indonesia Banking School (IBS), Jakarta. Ruben menyampaikan
materi mengenai kepemimpinan kepada mahasiswa IBS. Ia mendapat tanggapan
positif dari para panitia penyelenggara serta pesertanya pun turut aktif ketika
berdiskusi mengenai materi yang disampaikannya.
Selain itu, pada November 2022 lalu, ia diundang oleh panitia
LKMM di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA). Pada kegiatan ini, ia
membahas mengenai gerakan mahasiswa. Materi yang disampaikan memang sering kali
didengar oleh beberapa mahasiswa. Namun, cara penyampaiannya yang menarik membuat
peserta LKMM di UNTIRTA antusias.
Masih pada tahun yang sama pada bulan Oktober, ia kembali
menjadi pemateri di Universitas
Negeri Semarang (UNNES), berbagi ilmu mengenai manajemen aksi massa. Hal yang
menarik saat ia menyampaikan
materi di UNNES, karena banyak diantara para peserta yang belum pernah
mengikuti aksi massa, sehingga Ruben pun membagikan tips tentang Safe Culture. Ia berpesan, "Jaga
diri, jaga teman."
Tak cukup sampai di tahun 2022. Bulan Februari 2023, baru saja
ia diundang menjadi pemateri di kegiatan LKMM yang diselenggarakan oleh
Universitas Aisyiyah Surakarta. Ruben Bentiyan berbagi pengalaman tentang
gerakan kaum terpelajar. Ia juga membahas mengenai sejarah perkembangan kaum
terpelajar di Indonesia.
Kesempatan yang luar biasa, dapat bertemu dengan para
mahasiswa di beberapa kampus. Setiap kampus memiliki kesan masing-masing.
"Selalu senang jika berhasil memantik pikiran teman-teman
peserta untuk berdiskusi dan mendalami materi yang sudah saya sampaikan,"
ujar Ruben.
Ruben juga mengatakan, para peserta selalu aktif sehingga
membuat forum menjadi riuh. Keriuhan tersebut dapat menghidupkan gelora
akademis para peserta, sehingga terasa sangat menyenangkan.