Majelis Tasbih UNIDA: Fenomena Childfree dalam Perspektif Hukum Fiqih
Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menyelenggarakan Majelis Tasbih sebagai kegiatan rutin penguatan nilai ketauhidan. Pada pertemuan yang berlangsung Jum’at (5/12/2025), Majelis Tasbih diisi oleh Dosen Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Dr. Radif Khotamir Rusli, S.Ag., M.Ed., M.H yang menyampaikan materi bertema “Fiqih Keluarga: Fenomena Childfree” yang memaparkan perspektif hukum Islam terkait tren pasangan memilih hidup tanpa anak.
Dalam pemaparannya, Dr. Radif Khotamir Rusli, S.Ag., M.Ed., M.H menegaskan bahwa isu childfree bukan sekadar pilihan gaya hidup. Menurutnya, keputusan tersebut perlu ditimbang berdasarkan prinsip syariat dan tujuan pernikahan.
“Pernikahan dalam Islam memiliki fungsi menjaga keturunan. Ini adalah tujuan yang tidak bisa dilepaskan dari bangunan keluarga Muslim,” ujarnya.
Dr. Radif Khotamir Rusli, S.Ag., M.Ed., M.H menjelaskan bahwa Islam memberi ruang bagi penundaan kehamilan melalui metode kontrasepsi yang bersifat sementara apabila ada alasan kesehatan atau kondisi khusus. Namun ia mengingatkan bahwa sikap menolak keturunan secara permanen tanpa dasar syar’i dapat berseberangan dengan maqashid syariah.
“Jika penolakannya bersifat total dan tanpa alasan yang dibenarkan, maka itu berpotensi menghilangkan tujuan utama pernikahan,” jelasnya.
Ia juga menyinggung alasan-alasan yang sering muncul di masyarakat, seperti kekhawatiran ekonomi dan ketakutan terhadap beban pengasuhan. Ia menekankan bahwa pertimbangan tersebut perlu dilihat secara proporsional dalam bingkai keimanan.
“Kondisi finansial bukan satu-satunya ukuran dalam memutuskan hadirnya keturunan. Islam mengajarkan tawakal, disertai ikhtiar yang matang,” tegasnya.
Fenomena kampanye childfree di media sosial turut menjadi sorotan. Dr. Radif Khotamir Rusli, S.Ag., M.Ed., M.H mengingatkan jamaah agar lebih selektif terhadap wacana yang berkembang.
“Media sosial mampu membentuk opini, namun tidak semuanya selaras dengan nilai agama. Karena itu, penting bagi umat untuk merujuk pada pandangan ilmiah dan ulama,” pungkasnya.
Simak kembali pemaparan Dr. Radif Khotamir Rusli, S.Ag., M.Ed., M.H mengenai “Fiqih Keluarga: Fenomena Childfree” pada kanal YouTube UNIDA TV atau klik tautan https://www.youtube.com/live/y1a-b2QZMRg?si=fYjvQtGXsSmC8JL8.