Majelis Tasbih UNIDA: Membangun Akhlak Mulia Melalui Pemahaman Sifat Tercela
Majelis Tasbih UNIDA: Membangun Akhlak Mulia Melalui Pemahaman Sifat Tercela
Badan Pengkajian Penerapan Tauhid (BPPT) Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menyelenggarakan kegiatan rutin mingguan Majelis Tasbih pada Jumat (17/1/2025) di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA. Kegiatan ini menghadirkan Dr. H. Radif Khotamir Rusli, M.Ed, Dosen Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) UNIDA, yang menyampaikan materi berjudul "Membangun Akhlak Mulia".
Dalam paparannya, Dr. H. Radif Khotamir Rusli, M.Ed menekankan pentingnya menjaga akhlak dan menghindari sifat-sifat tercela yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
"Allah SWT telah memberikan petunjuk yang jelas dalam Al-Quran dan Hadits mengenai hal ini. Melalui pemahaman dan penerapan ajaran Islam, kita dapat membangun akhlak yang mulia dan terhindar dari sifat-sifat buruk," jelasnya.
Dr. H. Radif Khotamir Rusli, M.Ed kemudian menguraikan secara rinci 28 sifat tercela yang dilarang dalam Islam, mulai dari ghibah (menggunjing), buhtan (fitnah yang keji), hingga ta'annuf (memamerkan kesombongan). Beberapa sifat tercela yang dibahas termasuk tajassus (memata-matai kesalahan orang lain), namimah (mengadu domba), dan khiyanah (pengkhianatan).
Dr. H. Radif Khotamir Rusli, M.Ed juga memberikan solusi praktis untuk menghindari sifat-sifat tercela tersebut. Ia menyarankan tiga upaya utama, yakni menjaga lisan dan perkataan, menundukkan pandangan dan menghindari rasa iri, serta menghindari perilaku meremehkan orang lain.
Pemaparan lebih lanjut mengenai "Membangun Akhlak Mulia" yang disampaikan oleh Dr. H. Radif Khotamir Rusli, M.Ed ini dapat disimak kembali secara online melalui tautan berikut: https://www.youtube.com/live/GBzQ_TvUgs8?feature=shared