[email protected] 0251-8240773
Ketauhidan

Majelis Tasbih UNIDA: Strategi Perdagangan Rasulullah SAW

Badan Pengkajian Penerapan Tauhid (BPPT) Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Majelis Tasbih pada Jumat (18/06/2025) di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA. Kegiatan yang menjadi sarana penguatan nilai-nilai ketauhidan ini menghadirkan narasumber Dr. Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si., MPM,  Dekan Fakultas Pertanian (FAPERTA), yang menyampaikan materi bertema “Strategi Perdagangan ala Rasulullah SAW (Komoditi Pertanian)”

Dalam penyampaian materinya, Dr. Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si., MPM mengupas secara mendalam bagaimana Rasulullah SAW menjalankan bisnis dengan prinsip jujur, amanah, dan penuh integritas. Strategi perdagangan yang diterapkan Rasulullah SAW sejak usia muda tersebut dinilai masih sangat relevan untuk diterapkan dalam perdagangan modern, khususnya komoditas pertanian.

"Rasulullah SAW yang dikenal dengan julukan Al-Amin karena sifat jujur dan terpercaya dalam berdagang, menjadi teladan sempurna bagi pengusaha masa kini," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Dr. Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si., MPM  juga membahas karakteristik khusus dalam sektor pertanian seperti produk yang mudah rusak, bersifat musiman, serta bergantung pada geografi dan sumber daya alam.

Dalam konteks ini, strategi perdagangan Rasulullah SAW seperti memahami pasar, segmentasi produk, dan membangun personal branding yang kuat menjadi sangat penting, termasuk prinsip transparansi harga dan ekspansi usaha yang etis.

Dr. Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si., MPM mengajak para pelaku usaha untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah dalam dunia bisnis dengan membangun reputasi secara jujur, memahami pasar dengan baik, dan selalu mengedepankan pelayanan yang berkualitas dan etis.

"Teori perdagangan Rasulullah bukan hanya inspiratif, tapi juga sangat aplikatif untuk menjawab tantangan ekonomi hari ini. Kunci utamanya adalah kejujuran, amanah, dan niat untuk mencari keberkahan," jelasnya.

Pemaparan lebih lanjut dapat disimak kembali secara online melalui tautan berikut https://www.youtube.com/watch?v=W87hyIACG8g atau kunjungi YouTube Channel UNIDA TV.