Majlis Tasbih UNIDA: Chancellor UNIDA Sampaikan Cara Menaklukkan Syaitan melalui Penguatan Tauhid
Tawheed Center Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menyelenggarakan kegiatan rutin ketauhidan Majlis Tasbih, Jum’at (22/5/2026) di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA. Pada kesempatan kali ini, materi kajian disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI) sekaligus Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dengan mengangkat tema tentang cara menaklukkan syaitan melalui penguatan tauhid.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menjelaskan bahwa dalam perspektif Islam, menaklukkan syaitan bukan berarti memusnahkannya, melainkan mengendalikan pengaruh godaan, tipu daya, dan bisikan buruk terhadap hati, pikiran, serta perilaku manusia.
Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menegaskan, langkah utama menaklukkan syaitan adalah menguatkan tauhid, menjaga shalat, mengendalikan hawa nafsu, memperbanyak dzikir, hingga melawan dengan ilmu dan kesadaran agar tidak terlepas dari rahmat Allah SWT. Menurutnya, konsep tersebut juga dinilai selaras dengan pengembangan 21 Nilai Karakter Tauhid yang menjadi nilai dasar di lingkungan UNIDA.
Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H juga menyoroti pentingnya pengendalian hawa nafsu melalui ibadah puasa. Dijelaskan bahwa syaitan kerap masuk melalui amarah, syahwat, keserakahan, iri hati, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Karena itu, puasa dipandang sebagai salah satu cara mempersempit jalan masuk syaithan dalam diri manusia.
Dalam konteks kehidupan modern, Prof. Martin menjelaskan bahwa godaan syaitan dapat hadir dalam berbagai bentuk, seperti manipulasi kekuasaan, korupsi yang dibungkus legalitas, kebohongan akademik, hingga pencitraan moral. Karena itu, ilmu, integritas, dan kejujuran disebut sebagai senjata penting dalam melawan kebatilan yang kerap tampil dengan narasi seolah-olah benar.
Menutup kajiannya, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H berpesan agar umat Islam tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT dan menjadi hamba yang Allah SWT cintai.