[email protected] 0251-8240773
Informasi

Makna Televisi Bagi Generasi Z

Oleh: Nadia Amalia, S.I.Kom

(Dosen Program Studi Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Djuanda)


Tanggal 21 November setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Televisi Sedunia (Internasional). Penciptaan Hari Televisi Sedunia (Internasional) tidak didasarkan pada peristiwa sejarah terkait penemuan televisi dan sejenisnya, melainkan disetujui oleh PBB karena dianggap sebagai media memberikan informasi yang dapat dipercaya dan mengurangi berita palsu.

Selain itu, PBB juga mencanangkan Hari Televisi Sedunia (Internasional) karena televisi dianggap sebagai simbol komunikasi antar manusia. Televisi dianggap sebagai alat penting untuk memberitakan konflik di berbagai wilayah di dunia, ancaman terhadap perdamaian dan keamanan, serta menyajikan isu-isu ekonomi dan politik di berbagai masyarakat. PBB juga menyatakan bahwa televisi sangat berpengaruh dan dianggap “berkuasa dalam proses pengambilan keputusan”, dianggap sebagai alat utama dalam memberikan informasi, menyalurkan dan mempengaruhi masyarakat. Tidak dapat dipungkiri bahwa zaman berubah begitu cepat sehingga arus informasi tidak dapat dihentikan dengan adanya Internet.

Konsumsi media saat ini jelas berbeda dibandingkan dua puluh tahun yang lalu. Internet telah menciptakan lebih banyak sarana informasi baru. Apalagi dengan keberadaan smartphone yang  mendominasi seluruh lapisan masyarakat dalam sepuluh tahun terakhir. Namun berdasarkan riset dan survei Nielsen Indonesia yang dilansir  Kata Data,  televisi dipastikan masih banyak diminati masyarakat.

Riset Nielsen: Penetrasi Televisi di Indonesia 96D44 Nielsen Consumer Media View (CMV) menilai televisi masih menjadi media utama di masyarakat,  urutan kedua adalah media luar ruang, ketiga adalah Internet, dan kemudian radio. Penetrasi televisi di Indonesia mencapai  96%, disusul media luar ruang sebesar 53%, Internet sebesar 44%, radio sebesar 37%, surat kabar sebesar 7%, serta tabloid dan majalah sebesar 3%. Temuan  menarik lainnya dari Nielsen adalah Internet di masyarakat Indonesia mengalami peningkatan yang  sangat signifikan.

Dibandingkan dengan tingkat penetrasi internet pada tahun 2012 yang hanya sebesar 26%. Peningkatan akses Internet di Indonesia sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain akses Internet yang mudah dan murah, melimpahnya media di Internet, dan perkembangan teknologi yang menciptakan banyak perangkat elektronik baru. Tingkat penetrasi pengguna internet tertinggi di Indonesia adalah generasi Milenial (lahir antara tahun 1980 hingga 1999) dengan angka 58%, disusul oleh generasi Z (tahun lahir > 2000) dengan angka 50%.

Generasi sebelumnya juga turut andil dalam tingkat penetrasi Internet di Indonesia, khususnya generasi Merayakan Hari Televisi Sedunia di era Internet nampaknya masih relevan seiring dengan terus berinovasinya televisi. Mulai dari gawai hingga acara TV yang masih digandrungi masyarakat Indonesia hingga saat ini. Saat ini menonton televisi tidak menjadi pilihan utama bagi generasi saat ini. Di era globalilasi saat ini banya sekali media yang dipilih selain televisi. Penggunaan Televisi berbeda-beda disetiap khalayak masyarakat Beberapa orang mejadikan televisi sebagai sarana informasi, ada pulayang mejadikan televisi sebagai sarana hiburan saja. Ini memungkinkan generasi saat menggunakan televisi sebagaisarana yang mudah sesuai dengan ketertarkkannya. Televisi dapat menimbulkan berbagai dampak bagi para pemirsanya, terutama kaum generasi saat ini. Baik  berupa dampak positif maupun dampak negatif melalui televisi, mereka dapat menonton semua acara yang mereka inginkan, mulai dari acara yang sesuai dengan kebutuhan konsumsinya hingga acara yang tidak sesuai dengan keinginannya.

Saat ini banyak saluran TV yang menayangkan berbagai jenis program  yang dapat kita tonton 24 jam sehari adalah wawancara, setelah melakukan wawancara, data-data tersebut dicatat dalam transkrip yang telah kami transkrip sebelumnya. Hasil dari pengkodean selektif adalah menonton TV, memilih program dan bebas mengontrol remote control. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa televisi bukanlah pilihan utama generasi muda untuk mendapatkan informasi atau hiburan dan remaja lebih menyukai sesuatu  yang nyaman dan mudah diakses, seperti Internet.

 

Sumber: https://kubutambahan.bulelengkab.go.id

Pratama, D. Y., Iqbal, I. M., & Tarigan, N. A. (2019). Makna Televisi Bagi Generasi Z. Inter Komunika: Jurnal Komunikasi4(1), 88-103.