[email protected] 0251-8240773
Berita

Manfaatkan Instagram Sebagai Media Sosialisasi Tanggap Darurat Bencana Banjir, Mahasiswa FISIPKOM selenggarakan Sosialisasi di Desa Pandansari

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan sosialisasi pemanfaatan instagram sebagai media sosialisasi tanggap darurat bencana banjir di Desa Pandansari (22/7/2022).  Pesatnya pertumbuhan media sosial khususnya instagram sampai saat ini masih belum bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, padahal jika penggunaan instagram dapat dimanfaatkan dengan baik dan tepat dapat menjadikan salah satu sarana penyebaran informasi yang sangat efektif, karena penyebaran informasi yang cepat, efisien, murah dan memiliki jangkauan yang luas akan sangat memudahkan penyebaran informasi kepada seluruh masyarakat khususnya di Desa Pandansari.

Perwakilan mahasiswa KKN FISIPKOM UNIDA Rudy Haryadi dalam paparan materi menyampaikan seputar pemanfataan instagram sebagai media yang dapat dimanfaatkan sebagai sosialisasi tanggap darurat bencana banjir yang sangat bermanfaat untuk penyebaran informasi yang cepat, tanggap dan memiliki jangkauan yang luas untuk dapat diakses oleh seluruh masyarakat di Desa Pandansari.

“Kami dari mahasiswa Sains Komunikasi FISIPKOM UNIDA insyaallah akan siap membantu dalam proses pembuatan konten sosialisasi dan edukasi serta mempromosikan dan mempublikasi berita-berita dan informasi di akun instagram Desa Pandansari khususnya mengenai pemanfaatan Instagram dalam konteks mitigasi kebencanaan,” tuturnya.

“Jika memang setelah kegiatan sosialisasi ini kami dibutuhkan untuk melakukan sosialisasi lebih lanjut serta mengadakan pelatihan khusus untuk membuat, mengolah dan menyebarkan informasi melalui media sosial Instagram serta melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai cara memilih dan memilah berita yang baik dan terpercaya, maka kami akan siap untuk melakukannya agar pemanfataan Instagram sebagai media sosiasisasi tanggap bencana di Desa Pandansari dapat berjalan dengan efektif,” tambahnya.

Ruhimat, S.Sos, M.I.Kom selaku dosen pembimbing lapangan KKN menyampaikan tentang pentingnya literasi kebencanaan banjir di Desa Pandan Sari.

“Literasi kebencanaan sangatlah penting untuk kita semua, melalui literasi kebencanaan kita akan selalu terbiasa untuk bersikap siapsiaga membaca, memahami dan menggunakan informasi untuk melakukan tindakan antisipasi apabila terjadi peristiwa bencana. Khususnya untuk seluruh masyarakat di Desa Pandansari literasi kebencanaan ini sangat perlu dipelajari dan dipahami sebagai upaya mitigasi,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadari oleh ketua RT, RW, perwakilan Desa Pandansari dan juga warga Pandansari. Salah satu peserta sosialsiasi M. Asep Wahyudin warga Desa Pandansari menyampaikan bahwa materi yang disajikan cukup menarik karena kita sudah berada di era globalisasi dengan berbagai kemajuan digital pada saat ini, mungkin ini bisa menjadi solusi untuk upaya gebrakan baru untuk cara penyampaian informasi khususnya bencana banjir yang bisa suatu saat menghampiri.

“Kunci pertama untuk menghindari bencana banjir yaitu dengan tidak membuang sampah khususnya di lingkungan Desa Pandansari yang dekat dengan aliran sungai Ciliwung, karena akan berdampak banjir yang pastinya akan menyebabkan kerugian bagi kita Bersama,” pungkasnya.

“Setelah mendapatkan sosialisasi, saya rasa instagram dapat menjadi salah satu solusi dalam penyebaran informasi khsusunya mengenai update keadaan lingkungan serta cuaca, karena saya yakin hampir setiap orang saat ini memiliki aplikasi instagram di gawainya masing-masing, namun diperlukan admin khusus nantinya yang dapat menginformasikan mengenai bencana dan informasi mengenai yang berbagai berita valid atau hoax,” tambahnya.