Manfaatkan Instagram Sebagai Media Sosialisasi Tanggap Darurat Bencana Banjir, Mahasiswa FISIPKOM selenggarakan Sosialisasi di Desa Pandansari
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas
Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda
(UNIDA) Bogor selenggarakan sosialisasi pemanfaatan instagram sebagai media
sosialisasi tanggap darurat bencana banjir di Desa Pandansari (22/7/2022). Pesatnya pertumbuhan media sosial khususnya
instagram sampai saat ini masih belum bisa dinikmati oleh seluruh lapisan
masyarakat Indonesia, padahal jika penggunaan instagram dapat dimanfaatkan
dengan baik dan tepat dapat menjadikan salah satu sarana penyebaran informasi
yang sangat efektif, karena penyebaran informasi yang cepat, efisien, murah dan
memiliki jangkauan yang luas akan sangat memudahkan penyebaran informasi kepada
seluruh masyarakat khususnya di Desa Pandansari.
Perwakilan mahasiswa KKN
FISIPKOM UNIDA Rudy Haryadi dalam paparan materi menyampaikan seputar pemanfataan
instagram sebagai media yang dapat dimanfaatkan sebagai sosialisasi tanggap
darurat bencana banjir yang sangat bermanfaat untuk penyebaran informasi yang
cepat, tanggap dan memiliki jangkauan yang luas untuk dapat diakses oleh
seluruh masyarakat di Desa Pandansari.
“Kami dari mahasiswa Sains Komunikasi
FISIPKOM UNIDA insyaallah akan siap membantu dalam proses pembuatan konten
sosialisasi dan edukasi serta mempromosikan dan mempublikasi berita-berita dan
informasi di akun instagram Desa Pandansari khususnya mengenai pemanfaatan
Instagram dalam konteks mitigasi kebencanaan,” tuturnya.
“Jika memang setelah kegiatan sosialisasi ini
kami dibutuhkan untuk melakukan sosialisasi lebih lanjut serta mengadakan
pelatihan khusus untuk membuat, mengolah dan menyebarkan informasi melalui
media sosial Instagram serta melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai cara
memilih dan memilah berita yang baik dan terpercaya, maka kami akan siap untuk
melakukannya agar pemanfataan Instagram sebagai media sosiasisasi tanggap
bencana di Desa Pandansari dapat berjalan dengan efektif,” tambahnya.
Ruhimat, S.Sos, M.I.Kom selaku dosen pembimbing
lapangan KKN menyampaikan tentang pentingnya literasi kebencanaan
banjir di Desa Pandan Sari.
“Literasi kebencanaan sangatlah
penting untuk kita semua, melalui literasi kebencanaan kita akan selalu
terbiasa untuk bersikap siapsiaga membaca, memahami dan menggunakan
informasi untuk melakukan tindakan antisipasi apabila terjadi peristiwa
bencana. Khususnya untuk seluruh masyarakat di Desa Pandansari literasi
kebencanaan ini sangat perlu dipelajari dan dipahami sebagai upaya mitigasi,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi
ini turut dihadari oleh ketua RT, RW, perwakilan Desa Pandansari dan juga warga
Pandansari. Salah satu peserta sosialsiasi M. Asep Wahyudin warga Desa Pandansari
menyampaikan bahwa materi yang disajikan cukup menarik karena kita sudah berada
di era globalisasi dengan berbagai kemajuan digital pada saat ini, mungkin ini
bisa menjadi solusi untuk upaya gebrakan baru untuk cara penyampaian informasi
khususnya bencana banjir yang bisa suatu saat menghampiri.
“Kunci pertama untuk menghindari bencana
banjir yaitu dengan tidak membuang sampah khususnya di lingkungan Desa Pandansari
yang dekat dengan aliran sungai Ciliwung, karena akan berdampak banjir yang
pastinya akan menyebabkan kerugian bagi kita Bersama,” pungkasnya.
“Setelah mendapatkan sosialisasi, saya rasa instagram dapat
menjadi salah satu solusi dalam penyebaran informasi khsusunya mengenai update
keadaan lingkungan serta cuaca, karena saya yakin hampir setiap orang saat ini
memiliki aplikasi instagram di gawainya masing-masing, namun diperlukan admin
khusus nantinya yang dapat menginformasikan mengenai bencana dan informasi
mengenai yang berbagai berita valid atau hoax,” tambahnya.