Manfaatkan Minyak Goreng Bekas, Mahasiswa KKN-T FAPERTA UNIDA Adakan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi
Mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 11
Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas
Djuanda (UNIDA) adakan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi yang digelar di
Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor pada Minggu, 10 September
2023.
Pelatihan ini dilatar belakangi oleh
banyaknya sisa minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang dibuang ke saluran
air maupun di tempat sampah, sehingga menjadi limbah yang mencemari air di
sekitarnya sehingga pelatihan ini sangat penting dilaksanakan dikarenakan untuk
mencegah pencemaran lingkungan dan juga bernilai ekonomi.
Dalam program ini, masyarakat Desa Srogol
diajarkan bagaimana cara membuat lilin aromaterapi secara sederhana, sehingga
nantinya dapat menjadi peluang dalam membuka usaha bagi masyarakat. Selain itu,
mahasiswa Kelompok 11 KKN-T FAPERTA juga membahas manfaat dari berbagai jenis
aroma terapi untuk kesehatan fisik dan mental sehingga masyarakat paham
mengenai apa yang dibuat dan nantinya dapat menjadi usaha yang diharapkan dapat
meningkatkan kualitas hidup di Desa Srogol.
Novi Ariyanti selaku narasumber menyatakan
bahwa minyak jelantah adalah limbah minyak yang berasal dari jenis-jenis minyak
goreng seperti halnya minyak jagung, minyak sayur, dan lainnya. Minyak ini
merupakan minyak bekas pemakaian berbagai macam masakan yang di goreng. Minyak
goreng dapat dikatakan sebagai minyak jelantah jika sudah di pakai untuk
menggoreng lebih dari 3 kali.
“Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan
baku utama untuk membuat lilin aromaterapi ini sangat efektif untuk mengurangi
pencemaran lingkungan yang di akibatkan oleh minyak bekas atau jelantah,”
pungkasnya.