[email protected] 0251-8240773
Berita

Matangkan Pengabdian Masyarakat Tim FISIP UNIDA Adakan Koordinasi dengan Kecamatan Tenjolaya

Tim Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) gelar matangkan pengabdian masyarakat melalui koordinasi kecamatan tenjolaya, Kabupaten Bogor (15/9/2023).

Pengabdian masyarakat yang mengembangkan potensi budaya dan wisata ini bagian dari skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia melalui program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat skema Program Kemitraan Masyarakat.

Adakan pematangan pengabdian masyarakat melalui koordinasi Kecamatan Tenjolaya yang dihadiri oleh Camat Tenjolaya dan  seluruh tim meliputi Afmi Apriliani, S.Sos., M.A.P sebagai ketua, Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P dan Maria Fitriah, S.Sos., M.Si sebagai anggota, juga melibatkan 4 orang mahasiswa. Dalam pertemuan ini  membahas rangkaian kegiatan sebagai program yang akan dilaksanakan seperti peningkatan kapasitas kelompok sadar wisata dalam pengembangan eduwisata cagar budaya melalui pelatihan dan penyuluhan untuk masyarakat sekitar, khususnya kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang bernaung di bawah organisasi Karang Taruna Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

Tidak hanya itu, tim melakukan diskusi konsep kegiatan, kesiapan teknis, stimulasi peran, solusi permasalahan hingga publikasi ilmiah.

Ketua PKM, Afmi Apriliani, S.Sos., M.A.P mengatakan bahwasanya koordinasi bersama pemerintah Kecamatan Tenjolaya merupakan bagian pendukung yang sangat penting dalam upaya pemberian kontribusi, serta mendukung kegiatan pengabdian masyarakat agar dapat berjalan lancar.

“Bentuk Pengabdian kepada masyarakat melibatkan banyak mitra dengan berbagai rangkaian program kegiatan. Adapun program pelatihan dan penyuluhan yang akan dilaksanakan yaitu tata kelola eduwisata, pelatihan innovative governance, pelatihan collaborative governance, pelatihan digital marketing, pelatihan hospitality, serta memberikan peralatan kepada mitra yang meliputi alat kebersihan dan membuat vidio promosi,  bunglet serta webset.” tambahnya.

Camat Tenjolaya menyatakan bahwa harapannya pengabdian kepada masyarakat ini dapat membentuk kelompok sadar tani, serta terlaksananya pemetaan program kerja yang memberikan perubahan positif untuk Kecamatan Tenjolaya melalui potensi eduwisata cagar budaya.

“Untuk wisata budaya kita mempunyai situs budaya arcadomas. Situs cibalay arcadomas ditemukan pertama kali oleh belanda tahun 1914 dan tahun 1950 mulai dikelola oleh masyarakat sekitar. Hingga akhirnya tahun 1982 telah ditetapkan sebagai situs religi yang dilindungi oleh pemerintah. Situs cibalay arcadomas sudah dikelola selama bertahun tahun hingga generasi ketiga. Situs cibalay arcadomas mulai dibuka jadi wisata tahun 2005 hingga sekarang.” tuturnya.

"Ini menjadi salah satu langkah untuk mengekpolarasi  dan melakukan pengembangan situs Cibalay Arcadomas agar lebih menarik minat masyarakat. Situs Cibalay Arcadomas pengeloaan dan pengembangan wisata diserahkan kepada  desa Tapos 1" pungkasnya.