[email protected] 0251-8240773
Berita

Matangkan Persiapan Muker 2022, UNIDA Bogor Selenggarakan Pra Muker

Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor bersama Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI) selenggarakan Pra Musyawarah Kerja (Muker) secara hybrid yaitu daring menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meetings dan luring di Villa BYC Cibereum Puncak, Kabupaten Bogor pada Senin sampai dengan Selasa, 26 s.d. 27 Juli 2022. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH beserta jajaran, Rektor UNIDA Bogor, Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH beserta jajaran, dan Ketua YPSPIAI, Dr. Bambang Widjojanto, SH., M.Sc serta diikuti oleh Dekan Fakultas di UNIDA Bogor. Kegiatan Pra Muker ini merupakan persiapan untuk Muker yang direncanakan akan dilakukan pada 31 Juli-2 Agustus 2022.

Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH dalam paparan arahannya menyampaikan bahwasanya untuk mendukung Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang bisa berjalan cepat yang sesuai target untuk UNIDA Bogor tahun 2026 yaitu menjadi unggul maka tidak bisa kerja setahun atau dua tahun justru harus dimulai dengan satu tahun, dua tahun, tiga tahun dengan begitu selesai masa bakti rektor nanti maka kita sudah memiliki 60℅ unggul.

"Kita harus optimis dan dalam penggunaan anggaran juga harus konservatif. Rencana Rektor maka ini merupakan rencana universitas jadi seluruhnya harus bekerja sama dan tidak hanya berhenti di menengah ke atas saja, oleh karena itu Muker tahun ini akan menyertakan Kepala Program Studi dan seluruh wakil Dekan serta seluruh pengurus penting dari Yayasan PSPIAI untuk pengerjaan rencana universitas ini. Dengan kegiatan Muker nanti akan ditarik kumpulan pemikiran untuk RKAT untuk dijadikan penggerak Pancadarma yang dimiliki UNIDA Bogor karena bahan baku Pancadarma yaitu RKAT, oleh karena itu RKAT kita harus diperkuat dan dipertajam agar Rektor UNIDA Bogor lebih mudah menyetir kinerja UNIDA Bogor serta tercapai tujuan UNIDA Bogor yaitu menjadi unggul," tutur Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH.

Selanjutnya Rektor UNIDA Bogor dalam arahannya menyatakan bahwa pramuker ini untuk mematangkan persiapan dan memperjelas kearah mana Muker nanti yang akan dituju sehingga Pra Muker ini menjadi sangat penting untuk dilaksakan. Muker nanti merupakan amanat dari Majelis Tinggi Universitas (MTU) yang dimana MTU ingin melihat seperti apa kerja universitas satu tahun ke depan. UNIDA Bogor setiap tahun akan mengadakan Muker dan terlebih lagi saat ini kita akan memasuki tahun ajaran baru 2022/2023. Dasar dari Muker ini adalah statuta, dan dikarenakan organisasi di universitas berbeda dan nomenkelatur dari beberapa fakultas sudah berubah maka statuta diamandemen. Setelah statuta ada Rencana Induk Pengembangan (RIP) setelah RIP ada Rencana Strategis (Renstra) dan baru Rencana Operasional (RenOp), dalam RenOp inilah kita ingin menjadi universitas akreditasi unggul dan itu merupakan harapan UNIDA Bogor di tahun 2026.

"Sebagai rektor saya menginginkan satu tahun ke depan Prodi memiliki program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Apakah memungkinkan ketika akreditasi berakhir dan prodi itu berhasil mencapai target akreditas A dan jika tidak bisa itu bisanya kapan dan itu pun harus terukur. Di muker ini akan menyusun perencanaan kerja untuk menuju akreditasi unggul dan disini dilihat rencana kerja rutin yang memang berulang setiap tahunnya dan harus dikaitkan dengan rencana anggaran karena untuk kegiatan tanpa rencana tidak akan lagi diberikan kecuali memang darurat oleh karena itu memang kita harus rencanakan semuanya," ungkap Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH.

Ketua Yayasan PSPIAI, Dr. Bambang Widjojanto, SH., M.Sc dalam sambutannya menyatakan bahwa semakin banyak bercakap maka akan menghasilkan konsentrasi kepada percakapan, dan semakin banyak berdiskusi maka menghasilkan konsentrasi pada diskusinya. Padahal kehebatan seseorang bukan dari banyaknya percakapan akan tetapi sejauh mana seseorang tersebut mengerjakan apa yang telah disepakati bersama.

"Jadi kita saat ini sedang melaksanakan kesepakatan. Kerumunan kita disini diubah menjadi kekuatan melalui konsep kesepakatan yang dilaksanakan. Musyawarah kerja ini adalah bagian mengkosulidasi seluruh kesepakatan menjadi sebuah kekuatan. Mudah-mudahan kita bisa mengubah seluruh percakapan saat ini dan Muker nanti menjadi sebuah kesepakatan sehingga kesepakatan tersebut menjadi kekuatan dan itu merupakan kata kuncinya," ungkap Dr. Bambang Widjojanto, SH., M.Sc.

Selanjutnya Ketua Dewan Pengawas Universitas (DPU) Samsuri, SE., MM dalam paparannya menyatakan bahwasanya RKAT yang kita susun nanti diharapkan bisa menunjang pencapain Renstra dan dari Renstra akan mencapai RIP yang kita raih. Nanti setelah RKAT disetujui akan dibuat kesepakatan kinerja dan dalam kesepakatan kinerja itu terdapat indikator kinerja dan targetnya  jadi setelah akhir periode akan ada evaluasi apakah targetnya tercapai atau tidak. Jika tercapai programnya akan dilanjutkan dan jika tidak tercapai maka diganti programnya agar tercapai.

"Dan jika tidak tercapai apa kendalanya lalu akan dianalisis maka akan ada rencana perbaikan berupa kebijakan maupun strategi. Kemudian di dua puluh tahun yang akan datang UNIDA Bogor berencana menjadi Entrepreneurial University yang dimana UNIDA Bogor sudah tidak bergantung kepada SPP mahasiswa akan tetapi UNIDA Bogor banyak bekerjasama dengan pihak luar maupun inovasi baru yang bisa dijual serta mahasiswa lulusannya tidak tertarik bekerja akan tetapi mandiri mendirikan sebuah perusahaan," ungkap Samsuri, SE., MM.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor III UNIDA Bogor, Dr. Ir. Ristika Handarini, MP selaku Ketua Panitia Muker UNIDA Bogor dalam paparan paparannya menyatakan bahwasanya tujuan diadakannya Muker nanti adalah menuju universitas dengan akreditasi unggul sehingga semua luaran terkait dengan RKAT diarahkan untuk tujuan akreditasi unggul di tahun 2026. Di Pra Muker kali ini nanti akan ada arahan di masing-masing ketua komisi terkait dengan proses dan luaran dari masing-masing komisi.

"Luaran yang diharapkan ada dua aspek besar yang pertama dari aspek hukum dan kelembagaan karena berdasarkan verifikasi dari LLDIKTI Wilayah IV bahwa statuta UNIDA Bogor belum sesuai dengan merujuk pada peraturan tahun 2018 oleh karena itu statuta kita amandemen sehingga statuta menjadi bahasan penting di Muker tahun ini," tandas Dr. Ir. Ristika Handarini, MP.