Matangkan Program Daring Kolaboratif dengan IISIP BIAK, FISIPKOM dan DIJKAR UNIDA Laksanakan Rapat Koordinasi
Biro Pendidikan dan Pembelajaran (DIKJAR) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor laksanakan rapat koordinasi dalam Program Pembelajaran Daring Kolaboratif (PDK) yang akan dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) dengan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Yapis Biak Numfor Papua, pada kamis (18/08/2022) di ruang rapat FISIPKOM. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat pesat ditambah kondisi pandemi yang mengharuskan pembelajaran dari rumah, saat ini sangat memungkinakan untuk dilaksanakannya pembelajaran secara kolaboratif. Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) adalah memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk mengambil sks di luar program studi selama tiga semester yang dapat diambil untuk pembelajaran di luar program studi dalam perguruan tinggi dan/atau pembelajaran di luar perguruan tinggi. Sebagai upaya mendukung kebijakan tersebut dengan mendorong perguruan tinggi lebih aktif memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran guna memperluas jangkauan sumber belajar yang bermutu.
Dekan FISIPKOM Hj.Ginung Pratidina, Dra., M.Si menyampaikan proses kesiapan pelaksanaan program yang harus benar-benar dipersiapkan guna dapat dirasakan manfaatnya dalam proses pembelajaran khususnya bagi mitra kita IISIP Yapis Biak dan FISIPKOM UNIDA pada umumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini FISIPKOM diberikan kesempatan lolos seleksi untuk ikut berkontribusi dalam program PDK, kerja sama antara FISIPKOM dengan IISIP Yapis Biak telah berjalan dalam beberapa periode lalu dan sudah ada beberapa kegiatan yang terlaksana bersama khususnya dalam kegiatan Forum Komunikasi Dekan FISIP (FDKISIP), dan dengan adanya program PDK ini kita akan menjalin program yang tentunya membawa manfaat dalam pelaksanaan program MBKM,” tuturnya.
“Harapan saya setiap kesempatan program penelitian serta program lainnya harus kita ambil dengan baik sebagai modal mengikuti program-program yang ditawarkan pemerintah kedepannya. Mohon kita semua fokus dan persiapkan segalanya sebaik mungkin, serta tentunya jaga kekompakan sehingga setiap proses yang akan kita jalankan berjalan dengan baik,” tambahnya.
Program Bantuan PDK adalah salah satu program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sebagai upaya mendukung kebijakan kebijakan MBKM. Program PDK untuk mendorong perguruan tinggi lebih aktif memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran guna memperluas jangkauan sumber belajar yang bermutu.
Resty Yektyastuti, M.Pd kepala bidang MBKM UNIDA Bogor menyampaikan tahapan persiapan yang harus dimatangkan dalam program PDK.
“Kita perlu persiapkan pelatihan keterampilan penggunaan teknologi informasi khususnya dalam penggunaan Learning Management System (LMS) UNIDA untuk mitra khususnya mahasiswa yang nantinya akan menggunakan LMS dalam pembelajaran, tentunya juga persiapkan konten terbaik yang dapat disajikan agar pembelajaran lebih interaktif, dan selalu untuk mempersiapkan kelengkapan laporan dalam setiap tahapan,” pungkasnya.
Sebagai informasi kegiatan ini dihadiri juga oleh Aal Lukmanul Hakim, SH., MH selaku Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Irma Purnamasari, S.Sos., M.A.P selaku Wakil Dekan Akademik FISIPKOM, Neng Virly Apriliyani, S.Sos., M.A.P selaku Ketua Program Studi Administrasi Publik, Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P selaku Sekretaris Program Studi Administrasi dan Muslim, S.M selaku staf DIKJAR UNIDA.