[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Melalui Program Smartpreneur Camp, Mahasiswa Kelompok 11 PkM FEB UNIDA Dampingi Pelaku UMKM Desa Cimandala Hadapi Tantangan Era Digital

Mahasiswa Universitas Djuanda (UNIDA) dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang tergabung dalam kelompok 11 Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), menyelenggarakan pelatihan bertajuk Smartpreneur Camp: Link Your Brand to The Next Level di Aula Balai Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Kamis (31/7/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar lebih adaptif di era digital, melalui pendampingan dalam hal pemasaran, pengelolaan produk, hingga pencatatan keuangan. Sebanyak 12 peserta UMKM dari berbagai dusun di Desa Cimandala mengikuti pelatihan secara aktif sejak awal hingga akhir acara.

Ketua Kelompok 11 PkM UNIDA, Mochamad Reza, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam pengembangan potensi lokal. Pelatihan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara pendidikan tinggi dan masyarakat desa dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM lokal agar lebih siap menghadapi tantangan era digital.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap UMKM Cimandala dapat memiliki daya saing lebih tinggi, terutama dalam membangun merek dan mengelola usaha secara modern,” ujarnya.

Turut hadir memberikan sambutan, Sekretaris Desa Cimandala, Ferlan Dinata, mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNIDA yang hadir langsung mendampingi masyarakat.

“Saya bangga karena mahasiswa datang bukan hanya membawa teori, tetapi juga memberikan pendampingan nyata yang dirasakan langsung oleh warga,” tuturnya.

Ketua Forum UMKM Desa Cimandala, Eni Yuniati, juga menyambut baik kegiatan ini karena dianggap sangat relevan dengan kondisi pelaku usaha saat ini.

“Masih banyak pelaku UMKM yang kesulitan membangun identitas produk dan memasarkan secara digital. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” harapnya.

Pelatihan terdiri dari empat materi utama yang disampaikan oleh para mahasiswa anggota tim PkM. Materi pertama tentang Branding Produk disampaikan oleh Karmila, mahasiswa sekaligus pelaku usaha makanan ringan “Wow Kriuk”. Ia membahas pentingnya menciptakan identitas merek yang kuat dan strategi komunikasi bisnis.

Materi kedua, Digital Marketing, dibawakan oleh Riva Aryani Putri, yang juga memiliki usaha “Krezzbone”. Ia menjelaskan peran media sosial dalam membangun keterlibatan pelanggan serta strategi promosi daring yang efektif.

Materi ketiga, Inovasi Produk, disampaikan oleh Abdul Wadud. Ia mendorong peserta untuk berani berinovasi dalam cita rasa maupun tampilan produk tanpa meninggalkan ciri khas lokal.

Kemudian sesi terakhir disampaikan materi mengenai Digital Finance dan Pembukuan Sederhana oleh Muhammad Ridwan Effendi. Ia membahas pentingnya pencatatan keuangan, pengelolaan stok, serta penggunaan aplikasi keuangan sederhana bagi UMKM.