Membangun dan Merealisasikan Ide Start Up Pangan, Prodi Teknologi Pangan UNIDA selenggarakan Kuliah Praktisi Praktikum Terpadu Pengolahan Pangan
Program Studi Teknologi Pangan Universitas Djuanda (UNIDA) bekerja sama dengan Tim Pelaksana Program Matching Fund Kedaireka menyelenggarakan kegiatan Kuliah Praktisi Praktikum Terpadu Pengolahan Pangan pada (8/10/2022) melalui zoom meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 110 peserta mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan semester VII yang merupakan bagian dari Mata Kuliah Praktikum Terpadu Pengolahan Pangan sekaligus pelaksanaan Program Kerja Praktisi Mengajar Matching Fund Kedaireka tahun 2022 dengan dihadiri narasumber CEO PT Izzah Globalindo Indonesia Alfeddy Hernandy, SH.
Mengusung tema membangun dan merealisasikan ide start up pangan, secara garis besar pada mata kuliah ini mahasiswa diajak untuk membuat industri pangan secara berkelompok mulai dari rencana bisnis sampai pemasaran dan rencana tindak lanjut dari praktikum tersebut.
“Motivasi berbisnis, perencanaan bisnis, organisasi perusahaan, manajemen sumber daya, dan hal – hal yang diperlukan untuk menjaga kontinyuitas kegiatan bisnis merupakan salah satu kegiatan yang penting untuk bisnis,” kata Narasumber pada sesi penyampaian materi.
Selain itu Alfeddy Hernandy, SH dalam materinya menyampaikan karakter dan mental yang harus
dimiliki pembisnis.
“Kita harus berani memulai hal baru bagaimana membangun usaha from zero to hero, motivasi serta peluang bisnis. Seorang pembisnis harus berani menciptakan perbedaan dan berani mencari solusi dari masalah yang ada, yang tepenting komitmen, fokus, dan jeli pada peluang. Bisnis didalam bidang pangan memiliki peluang yang besar dan menjanjikan. Pembisnis khususnya dalam bidang pangan harus berlari dalam melakukan inovasi dan bersaing dengan pembisnis lain,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama Rosy Hutami, S.TP., M.Si selaku ketua Tim Penerima Hibah Program Matching Fund dan Koordinator Mata Kuliah Praktikum Terpadu Pengolahan Pangan. berharap melalui kegiatan kuliah praktisi ini mahasiswa dapat memiliki motivasi dan keinginan yang kuat dalam berwirausaha hal ini akan menunjang terbentuknya salah satu profil lulusan Program Studi Teknologi Pangan yaitu menjadi wirausahawan di bidang pangan.
“Dari informasi yang disampaikan mengenai pengalaman praktis dari pelaku start up bisnis pangan ini diharapkan mahasiswa dapat menjalankan bisnis khususnya dalam bidang pangan. Serta ilmu yang didapatkan dari kuliah praktisi ini mampu diterapkan dengan baik sehingga menjadi bekal untuk menjalankan project dan tentunya bisa diaplikasikan pasca kampus nanti,” ungkapnya.
Peserta
sangat antusias dan mengikuti jalannya acara dengan baik. Terlihat dari diskusi
yang berjalan, peserta sangat aktif dalam diskusi. Mahasiswa yang mengikuti
kuliah PTPP ini tentunya mendapatkan ilmu dan motivasi yang luar biasa dari
praktisi sesuai dengan bidangnya.