Membangun Relasi Organisasi guna Menambah Kekayaan Ide dan Inovasi di Bidang Kebahasa Araban, PBA UNIDA Lakukan Studi Banding
Himpunan Mahasiswa Pendidikan
Bahasa Arab (HIMA-PBA) Universitas Djuanda (UNIDA) melakukan studi banding
dengan Komunitas Bahasa Arab Badan Semi Otonom (BSO) Al-Kindy Universitas Islam
Negeri (UIN) Malang pada (9/10/2022) melalui zoom meeting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan
memberikan motivasi kepada mahasiswa PBA dalam kebahasa Araban.
Studi banding merupakan suatu
kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang
akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik. Badan Semi Otonom (BSO)
Al-Kindy UIN Malang menjadi wadah yang sangat memperhatikan dan mengembangkan
minat dan bakat dalam bidang kebahasa Araban, hal itu menjadi salah satu alasan
HIMA PBA untuk membangun relasi dan saling bertukar pikiran melalui acara Studi
Banding.
Ketua pelaksana acara Riky
Wiliyanto menyebutkan bahwa kegiatan Studi Banding ini bertujuan untuk lebih mengenal
antar organisasi karena terdapat perbedaan antara kedua belah pihak, terutama
dalam struktur organisasi, namun dari hasil diskusi ini juga mendapatkan ilmu
baru tentang berorganisasi,dan cara mengembangkan Bahasa Arab di lingkungan
kampus. Karena dalam studi banding di hadiri oleh Kaprodi PBA UNIDA Bogor dan
Pembina Al Kindy UIN Malang. Sehingga para peserta semakin semangat dalam
belajar dan memajukan Organisasi masing-masing.
Kepala Program Studi Pendidikan
Bahasa Arab UNIDA Dr. H. Agung Muttaqien, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan
kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kinerja
suatu organisasi. Selain untuk menambah
wawasan dan pengetahuan harapan dari acara ini adalah masing-masing anggota
dapat menambah semangat dalam berorganisasi dan meningkatkan kemampuan
berbahasa Arab baik di Organisasi maupun di akademik.
“Sebuah masalah besar apabila guru bahasa Arab
tidak mampu dan mahir berbicara dan paham akan kebahasa Araban, maka sebagai
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab perlu ada dorongan dan fasilitas dalam
mengembangkan bahasa Arab yaitu dengan adanya komunitas yang harapannya dengan
adanya kegiatan studi banding ini memberikan pencerahan dan ilmu untuk
mewujudkan komunitas bahasa Arab yang in syaa allah akan di wujudkannya DAC
(Djuanda Arabic Center) sebagai penunjang para pegiat bahasa Arab khususnya
Mahasiswa PBA dalam menciptakan Biiah Lughowiyyah (Lingkungan Berbahasa Arab),”
tuturnya.
Pada kegiatan ini, dilaksanakan
pemaparan program kerja dari masing-masing dan juga sesi diskusi tanya jawab
antar anggota dari Hima PBA maupun Al Kindy. Muhammad Rizki Maulana Ketua HIMMA
Prodi PBA UNIDA merasa sangat senang bisa bersilaturahmi dan membangun relasi
kepada Al-Kindy UIN Malang dan menyampaikan beberapa pesannya,
“Kami berharap kedepannya bisa
bersama-sama berjuang dan membumikan bahasa Arab, terlebih bahwa Mahasiswa PBA
UNIDA belum memiliki fasilitas dan sistem secara utuh untuk menunjang
mengembangkan minat bakat dalam kebahasa Araban, itu menjadi kunci dalam
kegiatan ini bahwa HIMA PBA ingin mendapatkan banyak pelajaran dan ilmu dari
Al-Kindy UIN Malang yang sudah banyak menempuh dan mendalami minat bakat bahasa
Arab agar bisa diterapkan di Prodi PBA UNIDA,” pungkasnya.
Senada dengan Qushayyi Akbar
Ketua Komunitas Al-Kindy UIN Malang yang menyambut baik berkenalan dengan
mahasiswa PBA UNIDA dan memberikan tips agar konsisten dalam melatih bahasa
Arabnya.
“Saya berharap sekali dapat
mewujudkan pengembangan minat bakat bahasa Arab dengan HIMA PBA, dalam bahasa
Arab diperlukan sebuah perjuangan dan pengorbanan waktu, maka komunitas
Al-Kindy berfokus pada latihan-latihan setiap minggunya dan mempersiapkan untuk
mengikuti perlombaan-perlombaan bahasa Arab, dan itu menjadi kunci kami terus
belajar dan berjuang agar bahasa Arab mampu bersaing di kancah internasional,”
ungkapnya.
Ulya Qonita selaku Anggota
Departemen Pengembangan Sumberdaya Manusia HIMA PBA UNIDA sekaligus peserta
yang mengikuti acara pada sesi wawancara menyampaikan banyak informasi dan
pengalaman positif yang bisa dijalankan di PBA UNIDA.
“Dari acara studi banding ini,
saya merasa bahwa banyak sekali informasi dari pengalaman yang sudah mereka
bagi dari banyaknya pencapaian mereka dan dari kegiatan kegiatan yang mereka
lakukan dalam memajukan komunitas arab tersebut. Acara studi banding ini juga
selain sharing pengalaman dan pengetahuan kita juga jadi bisa mengenal beberapa
orang didalamnya hingga bisa menambah relasi dengan komunitas arab Al Kindy UIN
Malang,” pungkas Ulya.