Mengenal dan Melestarikan Senjata Tradisional Jawa Barat, Mahasiswa PMM 3 UNIDA Kunjungi Paneupaan Kujang Pajajaran
Mahasiswa
program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 Inbound Universitas Djuanda
(UNIDA) kunjungi Paneupaan Kujang Pajajaran Bogor pada Sabtu, 30 September 2023.
Paneupaan
Kujang Pajajaran ini digiati oleh Wahyu Affandi Suradinata B.Sc atau yang akrab
disapa Ki Wahyu. Berawal dari hobi membuat kujang sejak 1995, Ki Wahyu
memfokuskan diri menjadi pembuat senjata tradisional ini pada 2011 lalu.
Kujang
merupakan senjata atau pusaka khas Sunda yang diperkirakan sudah ada sejak
zaman Tarumanagara. Saat itu, kujang hanya bisa dimiliki oleh pemimpin dan
pekerja kerajaan sebagai simbol status dan pangkat seseorang.
Ki
Wahyu menjelaskan perkembangan senjata kujang dan perjalanan Ia sebagai guru
teupa kujang. Ia juga pernah menghadiri diskusi mengenai jenis-jenis kujang
yang dipercayai oleh penggiat kujang lain di Indonesia yang begitu beragam.
"Dalam
pantun bogor disebut enam jenis kujang, yaitu kujang ciung, kuntul, naga, jago,
bangkong dan kujang badak," ucapnya.
Paneupaan
Kujang Pajajaran biasa memproduksi enam jenis kujang tersebut dan satu jenis
kujang wayang khas Cirebon. Ilmu tentang kujang ini Ki Wahyu dapatkan dari guru
kebudayannya, Anis Djatisunda.
Tak
cukup sampai situ, Ki Wahyu menunjukkan pada Mahasiswa PMM alat dan proses
pembuatan kujang. Mulai dari pembentukan pola pada bahan logam, pembakaran,
pemipihan, pembuatan pamor dan mata kujang sampai proses pengamplasan.
Tak
hanya memproduksi kujang dalam bentuk senjata, Paneupaan Kujang Pajajaran juga
memproduksi benda lain berbentuk kujang seperti gantungan kunci, pin, plakat,
piala, sampai kujang ikon tempat atau bangunan.
Desy
Melyanti selaku anggota kelompok 1 Sadulur Kadeudeuh mahasiswi asal Universitas
Negeri Medan mengatakan kekagumannya tentang kujang.
"Kujang
merupakan pusaka yang luar biasa, mulai dari desain, sejarah dan filosofi
didalamnya. Semoga kami bisa terus mengingat dan melestarikan budaya Sunda ini
di mana pun, khususnya di daerah kami masing-masing," pungkasnya.
Faisal
Tri Ramdani selaku Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sekaligus Dosen
Pembimbing Modul Nusantara menyampaikan betapa pentingnya menjaga kelestarian
budaya, khususnya budaya sunda dengan mengenal lebih jauh kujang sebagai
senjata khas tradisional dari Jawa Barat.
"Kegiatan
Inspirasi pertama dari Modul Nusantara ini bertujuan untuk lebih mengenalkan
budaya sunda khususnya Kujang sebagai senjata tradisional dari Jawa Barat,
dengan Narasumber Ki Wahyu yang merupakan tokoh budaya sunda sekaligus pembuat
Kujang di Kota Bogor," ucapnya.