Menggali Sejarah Kepresidenan, Mahasiswa PMM 3 UNIDA Kunjungi Museum Kepresidenan RI
Mahasiswa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 Inbound Universitas Djuanda (UNIDA) kunjungi Museum Kepresidenan RI Balai Kirti pada Sabtu, 7 Oktober 2023.
Di lantai dasar museum terdapat replika patung burung garuda, teks pancasila, proklamasi hingga informasi mengenai geografi Indonesia.
Tak hanya itu terdapat juga replika patung Presiden Indonesia yang telah menyelesaikan masa jabatannya, dari Sukarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono dilengkapi dengan dokumentasi, baju yang dikenakan sampai dengan penghargaan yang telah didapatkan.
Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P selaku Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Djuanda sekaligus Dosen Pembimbing Modul Nusantara Kelompok 1 Sadulur Kadeudeuh menyampaikan kunjungan kali ini merupakan bagian dari kegiatan Kebhinekaan yang mengangkat tema Menggali dan Mengenal Sejarah di Bogor.
“Kunjungan yang kami lakukan kali ini dalam rangka kebhinekaan yang bertujuan untuk lebih mengenalkan sejarah yang ada di Bogor khususnya berkenaan dengan sejarah Kepresidenan yang tersaji di Museum Balai Kirti ini, disini kita belajar mengupas sejarah dan perjalanan para presiden dalam memimpin Negara Indonesia dari masa ke masa, semoga kegiatan ini bermanfaat dan memberikan pengetahuan serta pembelajaran bagi Mahasiswa PMM 3 Inbound Universitas Djuanda,” ucapnya.
Mahasiswa PMM 3 Inbound Universitas Djuanda diajak menyusuri lantai dua yang berisi biografi masing-masing presiden, seragam, penghargaan, karya, dokumenter hingga benda-benda khas yang berkaitan dengan presiden, bahkan sebagian besarnya merupakan milik asli yang dihibahkan pada museum.
Selain itu banyak sekali lukisan-lukisan yang berkaitan dengan kepresidenan karya seniman-seniman Indonesia. Terdapat juga media interaktif dalam bentuk audio visual yang menyajikan dokumenter peristiwa penting bersejarah hingga kuis kpresidenan yang bisa diisi oleh setiap pengunjung.
Solikin Ripai Pasaribu, anggota kelompok 1 Sadulur Kadeudeuh mahasiswa asal Universitas HKBP Nommensen menyampaikan keseruan berkunjungnya.
"Banyak sekali wawasan yang saya dapat setelah berkunjung ke sana, sejarah kepemimpinan presiden dimuat di museum menjadi informasi yang lengkap. Semoga kita sebagai generasi muda dapat terus menjungjung tinggu sejarah dan menghargai pendahulu kita," ujarnya.