[email protected] 0251-8240773
Berita

Menggeliatnya Bisnis Kuliner, Sekolah Vokasi UNIDA Siapkan Program Studi Bisnis Jasa Makanan

Rumah Kreatif Aliansi Kuliner Indonesia (Kul-Ind) mengunjungi Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor dalam rangka penjajakan kerja sama dengan Sekolah Vokasi, Jumat (15/7/2022).

Dalam pertemuan ini, hadir Kepala Sekolah Vokasi UNIDA Bogor Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si, Wakil Kepala Sekolah Vokasi UNIDA Bogor Mulyadi, SH., MH, Guru Besar Fakultas Pertanian UNIDA Bogor Prof. Dr. Ir. Mohammad Winugroho, M.Sc, dan perwakilan dari Rumah Kreatif Aliansi Kul-Ind, yakni Founder sekaligus Ketua Rumah Kreatif Aliansi Kul-Ind Subagyo, ST, beserta jajarannya.

Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, UNIDA Bogor memiliki visi menjadi universitas riset yang menyatu dalam tauhid dan diakui dunia, juga misi menyelenggarakan pancadarma pendidikan tinggi berkualitas dan modern yang meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, profesionalitas dan ketauhidan untuk mendorong terwujudnya lulusan yang cerdas intelektual, spiritual, emosional, sosial, berkompeten, berjiwa wirausaha yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa, serta menjadi rahmatan lilalamin.

Untuk itu, dalam perkembangannya UNIDA Bogor saat ini telah membuka Sekolah Vokasi sebagai bagian dalam upaya mencapai visi dan misi tersebut. Lebih jauh, Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si memaparkan mengenai Sekolah Vokasi serta Rencana Program ke depan yang menjadi potensi dan peluang kerja sama di antara kedua belah pihak.

“Pendidikan Vokasi merupakan pendidikan yang mengarahkan mahasiswa untuk mengembangkan keahlian terapan, beradaptasi pada bidang pekerjaan tertentu dan dapat menciptakan peluang kerja. Pendidikan vokasi bertujuan menciptakan tenaga kerja yang terampil dalam keahlian tertentu yang terlibat langsung dalam proses produksi,” ujarnya mengawali pembicaraan.

Pendidikan Vokasi juga memiliki tugas pokok, diantaranya meningkatkan kompetensi peserta didik dengan mengeluarkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), ujian sertifikasi profesi melalui lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), pendidikan keterampilan masyarakat melalui balai latihan kerja, pendidikan entrepreneurship diaplikasikan sesuai keahlian, serta rintisan pendidikan vokasi tingkat perguruan tinggi.

“Salah satu agenda pada hari ini ialah tentang membuat rintisan sekolah vokasi tingkat PT, baik itu Diploma I, Diploma II, Diploma III, Diploma IV ataupun setara Diploma. Selanjutnya akan kita diskusikan, bagaimana rencana perintisan program studi vokasi tersebut sesuai dengan beberapa rekomendasi yang telah dibuat sebelumnya,” ungkapnya.

Ketua Rumah Kreatif Aliansi Kul-Ind Subagyo, ST menuturkan, Rumah Kreatif Aliansi Kul-Ind adalah sebuah tempat untuk menaungi pelaku pangan kreatif, terutama  pelaku pangan dalam bidang kuliner. Menurutnya, kekayaan kuliner tradisional Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke amat beragam dari sisi jenis maupun rasanya, sehingga perlu adanya pengemasan yang baik untuk bisa membawa kuliner Indonesia mendunia.

Subagyo, ST mengutarakan, berdasar dari hal tersebut maka diperlukan sinergi dan kolaborasi dengan tujuan menguatkan satu sama lain guna lebih mudah mencapai apa yang dicita-citakan.

“Ini sebenarnya cita-cita bersama kami di Aliansi Kul-Ind, istilahnya kami tidak punya kaki yang kuat namun insyaAllah dengan adanya UNIDA, kita bisa lebih kuat bersama. Sangat menarik apa yang disampaikan oleh Pak Miftah, pondasi kerja sama ini perlu dibangun. Dijelaskan juga sebelumnya ada beberapa bidang yang bisa kita kerjasamakan. Intinya, kami tentu siap untuk berkolaborasi. Luar biasa, di samping tadi rekomendasi yang telah dibuat, kita munculkan ide-ide kreatif lainnya, thinking out of the box. Tujuannya, Indonesia bisa lebih baik dari negara lain, tentu dengan kita menonjolkan kearifan lokal,” tuturnya menyampaikan.