[email protected] 0251-8240773

Menggenggam Dunia dengan Penguasaan Bahasa

Dalam upaya pencapaian visi untuk menjadi world-class university, Universitas Djuanda khususnya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menyelenggarakan program Workshop Peningkatan Kompetensi Berbahasa Inggris Tenaga Pendidik di Desa Cipayung Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Acara ini dilaksanakan pada hari Jum?at, tanggal 24 Agustus 2018 yang bertempat di SD Negeri Cipayung 6, dan diikuti oleh 20 orang peserta dari perwakilan guru sekolah dasar dan guru PAUD yang ada di wilayah Cipayung. Selain bertujuan untuk memfasillitasi dosen melakukan kegiatan tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, workshop ini juga dimaksudkan sebagai upaya untuk membantu para tenaga pendidik menggali kembali potensinya, khususnya dalam bidang bahasa, agar dapat mempersiapkan diri untuk menjawab tantangan global. Pemateri dalam acara ini adalah Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I yang merupakan dosen FKIP Universitas Djuanda, sekaligus Wakil Dekan I Bidang Akademik. Dalam pemaparannya, Zahra menyampaikan bahwa generasi yang dididik saat ini merupakan generasi millennial yang sangat kental dengan sentuhan teknologi. ?Sebagian besar perangkat dan aplikasinya menggunakan bahasa Inggris, sehingga dirasa sangat penting bagi tenaga pendidik untuk memiliki kompetensi berbahasa Inggris yang mumpuni agar dapat memberikan arahan dan bimbingan kepada peserta didiknya jika ada dampak negatif yang timbul dari penggunaan teknologi yang tidak bijak.? Tuturnya. Rangkaian acara dalam workshop ini diawali dengan memberikan penguatan kepada peserta workshop tentang pentingnya mengenal bahasa asing, terutama bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Sebelum masuk materi inti workshop, peserta diberikan pre-test untuk dilakukan pemetaan terhadap kompetensi awal peserta sebelum diberikan materi. Berikutnya, pemateri memberikan materi dalam bentuk slides dengan melibatkan peserta workshop dan diakhiri dengan post-test. Di akhir acara, peserta mendapatkan modul Bahasa Inggris untuk dapat dipelajari secara mandiri dirumah masing-masing. Seluruh peserta terlihat antusias dan sangat menikmati kegiatan workshop ini, dan hampir sebagian besar peserta berharap dapat diadakan kegiatan serupa pada masa yang akan datang.