Menuju Musyawarah Kerja ke-XVIII, UNIDA Gelar Pra-Muker II Fokus pada Penyelarasan RKAT
Universitas Djuanda (UNIDA) kembali lanjutkan persiapan Musyawarah Kerja (Muker) ke-XVIII tahun 2025 dengan pelaksanaan Pra-Muker II pada Jum’at, 8 Agustus 2025. Mengusung tema “Penguatan Universitas Djuanda Unggul”, Pra-Muker II UNIDA difokuskan pada pemaparan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) setiap Fakultas hingga Badan/Lembaga di lingkungan UNIDA.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI) sekaligus Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, Penasehat Yayasan Bidang Pendidikan Tinggi Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd, Ketua Umum YPSPIAI Dr. Nova Monaya, S.H., M.Kn serta jajaran pimpinan yayasan.
Hadir juga dalam Pra Muker II, Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S,Pd., M.Pd.I bersama para Wakil Rektor, Ketua Dewan Pengawas Universitas (DPU), Ketua Senat Akademik Universitas, Direktur Treasury, para Kepala Badan, Direktur dan Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, para Dekan dan Wakil Dekan, Kepala Sekolah Vokasi, para Ketua Program Studi, serta para Kepala Biro dan Kepala Bidang di lingkungan Universitas Djuanda.
Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutannya saat membuka Pra-Muker II UNIDA menyampaikan harapan agar kegiatan ini memberikan banyak manfaat menjelang Muker ke-XVIII UNIDA. Ia juga berharap para pimpinan dan unit kerja telah siap memaparkan RKAT pada kesempatan ini sehingga saat Muker nanti sudah sesuai dengan yang direncanakan.
Selanjutnya, Ketua Pembina Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI) sekaligus Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H., dalam pengarahannya menyampaikan bahwa Pra-Muker II ini berfungsi sebagai pendampingan dan pemberian arahan hingga RKAT benar-benar sesuai dan seragam. Ia juga menekankan agar RKAT disusun secara lebih spesifik, sehingga dapat memberikan gambaran menyeluruh.
“Prinsip yang dipegang adalah tulis apa yang akan dikerjakan dan kerjakan apa yang ditulis sehingga RKAT dapat tercapai sesuai harapan,” ujarnya.
“Ada beberapa hari menuju Muker ke-XVIII UNIDA dan perlu kita ingat bersama bahwa UNIDA telah memperoleh akreditasi Unggul dan untuk saat ini target kita adalah Universitas berstandar internasional,” sambungnya.
Sementara itu, Penasehat Yayasan Bidang Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd., menyatakan bahwa Pra-Muker II ini menjadi langkah penting untuk memperkuat persiapan menjelang Muker. RKAT yang dipaparkan pada kesempatan ini, jika memerlukan revisi, diharapkan dapat segera diperbaiki oleh setiap unit sesuai masukan pimpinan, sehingga lebih siap dan matang saat Muker ke-XVIII UNIDA dilaksanakan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas Universitas (DPU), Dr. Samsuri, M.Si, memaparkan secara mendalam format yang digunakan dalam penyusunan RKAT agar tidak ada perbedaan format antarsatuan kerja. Hal ini diharapkan dapat mematangkan persiapan Muker, dengan setiap unit kerja mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan sesuai format bersama. Ia menegaskan bahwa program setiap unit maupun fakultas harus selaras dengan program universitas.