[email protected] 0251-8240773
Kegiatan Kemahasiswaan

Menwa Universitas Djuanda Berikan Training Leadership and Management kepada Calon Pengurus Osma Al-Musthafawiyah

Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Universitas Djuanda (UNIDA) berikan pelatihan kepada 23 Calon Pengurus Osma (Organisasi Osis Santri Ma’had Al-Musthafawiyah) pada Sabtu-Minggu, 09-10 September 2023 di Gayatri Campground, Cisarua.

Kegiatan yang bertajuk Training Leadership and Management  bertema  Pembentukan Jiwa Kepemimpinan CERMAT (Cerdas, Edukatif, Religius, Mandiri, Amanah dan Terampil) bertujuan untuk mencapai para siswa dan siswi agar lebih paham mengenai Organisasi, Kepramukaan, Kepmimpinan, Psikologi Pemimpin, Kepramukaan dan Karakter Building.

Ustadz Ali Misrin selaku Ketua Pelaksana menuturkan bahwa pelatihan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh pihak Organisasi Santri Ma’had Al-Musthafawiyah, pelatihan ini diharapkan dapat menambah wawasan tentang kepramukaan, organisasi, leadership, manajemen, dan juga menumbuhkan karakter building dalam menempuh organisasi ataupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena para siswa/siswi ini dipersiapkan untuk menjadi penerus pengurus ekstrakurikuler dan juga organisasi pondok pesantren, jadi kegiatan ini dipersiapkan untuk mereka agar mempunyai bekal ilmu dan mindset dalam setiap kegiatan organisasi, ponpes ataupun kegiatan sehari-hari,” tuturnya.

Ustadz Ali Misrin menambahkan, dari kegiatan ini banyak perubahan positif dari para peserta.

“Saya selaku Ketua Pelaksana dalam kegiatan ini mengucapkan terima kasih kepada pihak Menwa Universitas Djuanda yang telah bersedia untuk mengisi materi kepada para siswa/siswi pengurus Osma yang baru. Semoga dalam kegiatan ini para peserta dapat belajar banyak tentang kepramukaan, psikologi pemimpin, menjadikan pribadi yang berkarakter,” sambungnya.

Hadir sebagai pemateri Ripal Gustamam selaku Komandan Batalyon VII/Suryakancana, Khaerul Akbar sebagai staf territorial Menwa Djuanda, Ardiansyah Putra sebagai staf territorial, dan Asep Ubaedillah, S.Sos sebagai pendamping, rangkaian pada kegiatan ini diberikan materi dengan konsep outdoor melalui praktek langsung di lapangan, adapun materi yang disampaikan yaitu kepramukaan, psikologi pemimpin, manajemen waktu dan karakter building.

Salah satu peran seorang pemimpin yang harus dijalankan adalah membangkitkan semangat dalam berorganisasi, dan juga membangun mindset yang lebih visioner. Seorang pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar, melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Leadership lahir dari proses internal dan kemampuan yang terus diasah, dan juga seorang pemimpin harus mempunyai mental baja, berjiwa ksatria,” tegas Ripal Gustamam pada saat memberikan materi.

Pada kesempatan yang sama, Khaerul Akbar mengemukakan bahwa seorang pramuka harus menjadikan disiplin sebagai nafas dari kehidupan yang harus diterapkan dalam sehari-hari.

“Disiplin dalam pribadi seorang pramuka untuk melatih dan mendidik seseuai dengan kode etik organisasi, sehingga apabila dirinya melakukan suatu pelanggaran akan timbul suatu perasaan bersalah, malu, takut untuk berbuat cela dan tidak mau untuk melakukan perbuatannya lagi,” ujarnya.

Sementara itu Putri Intan Tania sebagai salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan sangat bermanfaat. Menurutnya, peserta dapat belajar mengenai psikologi pemimpin. Kemudian, penyampaian materi sangat mudah dipahami dengan pendekatan kreatif, acara ini bisa memanfaatkan waktu dengan seefektif mungkin.

“Saya selaku perwakilan dari peserta sangat berterima kasih kepada kakak Menwa Djuanda khususnya kepada Kak Ripal yang telah memberikan materi psikologi pemimpin untuk sharing ilmunya dan pengalaman yang luar biasa bagi kita semua,” ungkapnya.