[email protected] 0251-8240773
Berita

Minimalisir Penggunaan Pupuk Kimia, Mahasiswa KKN FAPERTA berikan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC)

Mahasiswa Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengadakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Oraganik Cair (POC) di Taman Baca Kampung Cigowang Desa Ciburayut pada Jumat (19/08/2022). Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan bahan alam yang  di olah menjadi pupuk organik, untuk menambahkan nutrisi pada tanaman. POC merupakan salah satu unsur hara yang dapat membantu lebih cepat dalam perangsangan pertumbuhan akar pada tanaman.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara kelompok KKN Fakultas Pertanian UNIDA dengan pemateri penyuluh yang telah disediakan oleh pihak desa untuk kelmpok KKN. Desa Ciburayut merupakan salah satu desa dengan komoditas pertanian yang baik. Hanya saja, penggunaan pupuk kimia masih menjadi pilihan untuk digunakan pada tanaman mereka karena mudah dijangkau dan siap pakai, tanpa memahami konsekuensi yang akan didapatkan apabila menggunakan pupuk kimia secara terus menerus. Untuk itu, perlunya pemahaman dan pelatihan pada masyarakat mengenai penggunaan pupuk organik cair yang jelas mudah dan murah untuk dibuat.

Kegiatan POC ini disambut baik oleh Roni selaku ketua RT dan istrinya selaku ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) karena minatnya terhadap pertanian dan solusi untuk tanaman yang kekurangan unsur hara. Karena banyaknya tanaman yang ditanam namun terdapat beberapa tanaman yang mengalami kekurangan unsur hara, sehingga menarik minat untuk KWT dapat mengikuti kegiatan ini.

“Dengan adanya kegiatan ini, kelompok wanita tani ini sedikit terbantu dari pengetahuanya seputar pemanfaatan olahan kotoran hewan yang mampu dijadikan sebagai tambahan unsur hara untuk tanaman hingga tidak perlu menggunakan pupuk kimia. Selain itu, semoga dengan adanya pengetahuan ini mampu mendorong semangat mereka untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan di wilayah pertaniannya,” ungkap Ketua RT.

Herlambang Dzaky Hanif dari Kelompk 4 KKN menyatakan bahwa POC merupakan pupuk cair organik yang terbuat dari bahan alam terutama kotoran hewan dengan penambahan air dan EM4 untuk meminimalisir bau yang dihasilkan.

“Pengedukasian perihal pemanfaatan bahan alam ini sangat di rekomendasikan agar tidak berkegantungan menggunakan bahan-bahan kimia, selain itu bahan alam di desa cigowang ini sangat banyak yang bisa di olah dari alam untuk alam, maka dari itu kebiasan- kebiasan ini mesti di bisakan kembali. Selain itu kita ini sebagai fasilitator berharap dengan edukasi seperti ini kita bisa tau apa yang memang menjadi kebutuhan tanaman itu sendiri, karna pada dasarnya kita merawat mahluk hidup,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Hasanudin selaki Ketua Kelompok Tani Setia Wargi menyatakan bahwa POC merupakan hasil dari pembusukan bahan organik.

Pupuk ini alami terbuat dari sisa tanaman ataupun kotoran yang kandungan unsur haranya lebih dari satu unsur. Walaupun digunakan terus menerus, POC tidak dapat merusak tanah dan tanaman,” pungkasnya.

Para warga yang ikut serta dalam pembuatan POC ini memiliki ketertarikan untuk bisa bertani dengan hadirinya pola pembutan POC dalam membantu setiap kebutuhan tanaman.