[email protected] 0251-8240773
Berita

Muker XVI, Komisi IX Fokuskan pada Luaran dan Capaian Tridarma Menuju UNIDA Unggul

Guna lebih memfokuskan susunan dan rumusan program kinerja dalam Musyawarah Kerja (Muker) ke-XVI Universitas Djuanda (UNIDA), pada hari kedua, Jum’at (08/09/2023) dilakukan rapat per-komisi sesuai dengan bidang komisi yang telah ditentukan.

 

Salah satu komisi dalam Muker XVI, Komisi IX yang dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan Keilmuan (BPK) Dr. Rasmitadila, M.Pd berfokus pada Luaran dan Capaian Tridarma.

 

Materi bahasan pada Komisi IX ini yakni meliputi:

1.     Analisis IPK mahasiswa dalam 3 tahun terakhir;

2.     Analisis prestasi akademik dan non akademik mahasiswa di tingkat provinsi, nasional dan/atau Internasional dalam 3 tahun terakhir;

3.     Analisis lama studi mahasiswa untuk setiap program studi dalam 3 tahun terakhir;

4.     Analisis presentase kelulusan tepat waktu untuk setiap program studi;

5.     Analisis keberhasilan studi untuk setiap program studi;

6.     Analisis lama Waktu Tunggu (WT) lulusan program utama di perguruan tinggi untuk mendapatkan pekerjaan pertama;

7.     Analisis kesesuaian bidang kerja lulusan dari program utama di perguruan tinggi terhadap kompetensi bidang studi;

8.     Analisis tingkat kepuasan pengguna lulusan dinilai dari etika, keahlian pada bidang ilmu, kemampuan berbahasa asing, penggunaan TI, kemampuan berkomunikasi, kerjasama tim dan pengembangan diri;

9.     Analisis tingkat dan ukuran tempat kerja lulusan (wilayah/lokal, nasional dan internasional);

10. Analisis jumlah publikasi dalam 3 tahun terakhir pada jurnal tidak terakreditasi, terakreditasi nasional, internasional dan/atau internasional bereputasi;

11. Analisis jumlah publikasi dalam 3 tahun terakhir di seminar/tulisan di media masa tingkat wilayah/lokal, nasional dan internasional;

12. Analisis jumlah artikel ilmiah dosen yang disitasi dalam 3 tahun terakhir;

13. Analisis luaran penelitian dan PkM dosen tetap yang mendapatkan pengakuan HKI (Paten, Paten Sederhana, Hak Cipta, Desain Produk, TTG, dll) dalam 3 tahun terakhir.

 

Dalam sesi paparan komisi pada Sidang Pleno, Ketua Komisi IX Dr. Rasmitadila, M.Pd mengemukakan, Komisi IX sesuai dengan yang disampaikan oleh Badan Penjaminan Mutu (BPM) memberikan porsi 36% dari AIPT, sehingga ini merupakan persentasi yang sangat besar karena mencakup luaran dan kinerja tridarma perguruan tinggi.

 

“Di Komisi IX ini mencakup 13 item yang harus dipenuhi, dari 13 item ini ada beberapa yang sudah mendapatkan skor 4 sebagai skor maksimal, dan ada beberapa juga item yang belum mencapai skor maksimal tersebut. Ini kemudian menjadi PR kita selain tantangan lainnya yang sudah kita coba buat dalam bentuk rencana tindaklanjut,” ucap Dr. Rasmitadila, M.Pd memaparkan.