[email protected] 0251-8240773
Kegiatan Kemahasiswaan

Pekan Olahraga Mahasiswa UNIDA 2025 Resmi Dibuka, Semangat Ajang Penguatan Sportivitas dan Peningkatan Prestasi

Sebagai ajang kompetisi sekaligus wadah pengembangan minat dan bakat olahraga mahasiswa, Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) pada 24–29 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dari berbagai program studi dengan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, diantaranya bola voli, sepak bola, bola basket, pencak silat, dan tarung derajat.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan yang berlangsung di Aula Gedung C, Wakil Rektor I UNIDA, Dr. Aal Lukmanul Hakim, SH., MH menegaskan bahwa penyelenggaraan POM menjadi momentum untuk mempererat solidaritas, menjunjung sportivitas, serta meningkatkan prestasi mahasiswa di bidang olahraga.

“Banyak ilmu berharga seperti kepemimpinan, kerja sama tim, hingga manajemen waktu yang tidak selalu diperoleh di bangku kuliah, tetapi justru ditempa melalui aktivitas organisasi,” ujarnya.

Dr. Aal Lukmanul Hakim, SH., MH juga mendorong peningkatan prestasi mahasiswa di bidang nonakademik sebagai wujud pengembangan diri yang menyeluruh. Acara pembukaan ditandai dengan penyerahan alat olahraga secara simbolis kepada perwakilan masing-masing cabang olahraga sebagai bentuk dukungan UNIDA terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Kemahasiswaan, Berry Sastrawan, S.Sos., M.A.P., menyatakan bahwa POM UNIDA 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat sportivitas, kebersamaan, serta karakter Tauhid Mahasiswa yang Unggul.

“Kami mengajak seluruh civitas akademika untuk berpartisipasi dan mendukung setiap pertandingan sebagai wujud semangat persatuan dan prestasi mahasiswa Universitas Djuanda,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia POM 2025, Aditya Dellis Tianto, diwawancarai tim Humas UNIDA, menjelaskan bahwa POM tahun ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, memperkuat tali silaturahmi antar mahasiswa dari seluruh fakultas, karena semangat kebersamaan di lapangan dinilai lebih penting daripada sekadar hasil pertandingan. Kedua, menjadikan POM sebagai platform resmi penjaringan bakat atlet UNIDA untuk dibina dan dipersiapkan sebagai perwakilan kampus pada kompetisi tingkat daerah maupun nasional. Ketiga, meningkatkan kesadaran akan gaya hidup sehat dan sportivitas di lingkungan kampus.

“Kami ingin setiap peserta menjunjung tinggi fair play, sebab kemenangan sejati adalah kemenangan yang diraih dengan cara yang terhormat,” jelasnya.

Aditya menambahkan bahwa POM 2025 menargetkan partisipasi dari tujuh fakultas serta suksesnya penyelenggaraan dari sisi teknis, dengan harapan seluruh pertandingan dapat berlangsung lancar, tertib, dan tepat waktu. Ia juga menekankan pentingnya integritas dari para wasit dan perangkat pertandingan.

“Harapan terbesar kami adalah POM UNIDA 2025 mampu melahirkan role model atlet yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga berkarakter—disiplin, berintegritas, dan pantang menyerah. Semoga ajang ini menjadi Pesta Olahraga Mahasiswa UNIDA yang paling berkesan dan sukses dalam sejarah kampus kita,” pungkasnya.