[email protected] 0251-8240773
Berita

Pemanfatan Limbah Kotoran Ternak Menjadi Energi Alternatif Ramah Lingkungan, Mahasiswa KKN FAPERTA berikan Pelatihan Pembuatan Biogas Sederhana

 

Mahasiswa Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam kelompok 9 Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengadakan kegiatan Pembuatan Biogas sederhana dalam pemanfatan limbah kotoran ternak menjadi energi alternatif yang ramah lingkungan di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang pada Sabtu (20/08/2022). Kegiatan ini sebagai inovasi terhadap limbah kotoran ternak sekaligus dalam menjaga lingkungan.

Desa Cipelang merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Bogor yang memiliki potensi ternak yang besar. Keberadaan para peternak di daerah tersebut cukup banyak, sehingga begitu melimpahnya limbah kotoran ternak yang dihasilkan. Namun para peternak di daerah Desa Cipelang tidak memanfaatkan limbah kotoran ternak yang ada, padahal jika dimanfaatkan maka hal itu dapat menjadi sebuah penghasilan.

Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai biogas, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan biogas oleh mahasiswa dan dibimbing langsung oleh bapak Zen Abdul Mu’ziz, salah satu pegawai Balai Embrio Ternak (BET).

Selain penyampaian materi Zen Abdul Mu’ziz bersama mahasiswa dan peserta langsung melakukan praktek  pembuatan biogas.

“Dalam pembuatan biogas dibutuhkan kotoran yang sudah di diamkan selama sehari, selanjutnya kotoran dicampurkan dengan air dengan perbandingan air dan kotoran sebanyak 2:1, setelah itu ditambahkan campuran em4 dan molase secukupnya. Campuran bahan-bahan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam instalansi biogas dan didiamkan hingga menghasilkan gas,” kata Zen.

Wildanul Arifin selaku ketua kelompok ternak merasa terbantu dengan adanya kegiatan pembuatan biogas ini. Selain menambah pemanfaatan limbah ternak, para anggota juga menambah ilmu pengetahauan dalam pemanfaatan limbah.

Dalam sambutannya  ketua kelompok KKN Desa Cipelang Muhammad Farhaan Qortum dari Peternakan menyampaikan biogas merupakan salah satu inovasi pemanfaatan limbah kotoran ternak yang belum banyak dilakukan di sekitar warga, selain itu sisa pembuangan atau ampas dari biogas dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang memiliki banyak manfaat bagi tumbuhan.

“Semoga dapat memberikan pemahaman kepada kelompok ternak di desa Cipelang akan pentingnya pemanfaatan limbah ternak (kotoran sapi) salah satunya yaitu dengan mengolahnya menjadi biogas, sehingga di adakannya kegiatan ini kita juga mendapatakan wawasan yang sangat menambah pola pikir, kita mendapatkan ilmu baru dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ini,” pungkasnya.