Pemilihan Rektor UNIDA 2026–2030 Dimulai, Panitia Gelar Sosialisasi Terbuka
Universitas Djuanda (UNIDA) memulai tahapan penting menuju kepemimpinan periode 2026–2030 dengan melaksanakan Sosialisasi Pemilihan Rektor dan Wakil Rektor, Selasa (27/1/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Panitia Pemilihan Rektor (PPR) ini berlangsung secara hybrid di Ruang ATJ UNIDA serta melalui Zoom Cloud Meeting dengan diikuti pimpinan yayasan, pimpinan universitas, dekanat, dosen, tenaga kependidikan, organisasi kemahasiswaan, hingga mahasiswa.
Sosialisasi tersebut menjadi ruang terbuka bagi insan UNIDA untuk memahami alur pemilihan pimpinan universitas secara menyeluruh, mulai dari tahapan, mekanisme, hingga persyaratan calon. PPR berharap keterbukaan informasi ini dapat memperkuat partisipasi sekaligus menjaga proses pemilihan berjalan transparan dan akuntabel.
Ketua PPR UNIDA, Prof. Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si memaparkan rangkaian tahapan pemilihan yang diawali dengan verifikasi Surat Keputusan panitia, rapat penyusunan dokumen pemilihan, sosialisasi dan penjaringan bakal calon, hingga pendaftaran serta seleksi administratif. Proses berlanjut pada penetapan calon oleh PPR, pemilihan melalui Rapat Senat, kemudian pengesahan rektor terpilih oleh Yayasan sampai pelantikan resmi.
Selain mekanisme, panitia turut menjelaskan ketentuan calon rektor sebagaimana tertuang dalam Statuta UNIDA Tahun 2022 Pasal 122. Pada prinsipnya, calon berasal dari dosen tetap yayasan. Namun dalam kondisi tertentu, yayasan dapat menetapkan calon dari luar berdasarkan keputusan Yayasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh bakal calon wajib memenuhi persyaratan umum dan khusus yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut Prof. Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi seluruh unsur universitas mengenai proses suksesi kepemimpinan.
“Sosialisasi ini menjadi sarana strategis untuk menyampaikan informasi secara terbuka terkait proses pemilihan Rektor dan Wakil Rektor, sehingga seluruh civitas akademika memiliki persepsi dan pemahaman yang sama,” ujarnya.
Menutup kegiatan, PPR menegaskan komitmennya untuk melaksanakan seluruh tahapan pemilihan secara objektif, transparan, dan amanah, dengan berlandaskan nilai-nilai tauhid. Panitia juga mengajak seluruh insan UNIDA untuk berpartisipasi secara aktif dan bermartabat demi terpilihnya pemimpin terbaik yang berakhlak mulia, unggul secara akademik dan manajerial.