[email protected] 0251-8240773
Berita

Penampilan Orasi Mahasiswa, Semarakkan Seminar Nasional UNIDA

Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Seminar Nasional yang dilaksanakan pada senin (17/10/2022) di Aula Gedung C UNIDA. Seminar Nasional ini terbagi menjadi dua sesi, untuk sesi pertama mengangkat konsep talkshow dengan narasumber Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I sebagai tokoh muslimah, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si sebagai akademisi dan H. Inayatullah Hasyim, LL.B., LL.M sebagai tokoh agama dengan penampilan orasi tiga bahasa dari mahasiswa yang disampaikan oleh Ruben Bentiyan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Komputer dengan orasi Bahasa Indonesia, orasi Bahasa Inggris oleh Ronald mahasiswa Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru dan orasi Bahasa Arab yang disampaikan oleh Rizkia mahasiswa Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru. 

Dalam sesi kedua menghadirkan pembicara utama dengan tema Seminar Nasional yang bertajuk “Membangun Kapasitas Mahasiswa Menuju Indonesia Tangguh” diantaranya Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H selaku Chancellor UNIDA, Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H selaku Rektor UNIDA, Drs. H. Mulyadi, MMA selaku Anggota Komisi V DPR-RI, dan H. Ahmad Muzani selaku Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI).

Ruben Bentiyan selaku orator dalam kegiatan seminar nasional menyampaikan rasa senang atas kesempatan untuk dapat ikut serta dalam kegiatan dan memberikan orasi dihadapan para peserta seminar. Ruben merasa optimis bahwa generasi muda Indonesia saat ini adalah generasi yang tangguh dan siap untuk menghadapi setiap rintangan menuju Indonesia generasi emas.

“Ada sebuah keyakinan, ada optimisme di mana bangsa kita akan bisa memanfaatkan bonus demografinya dengan baik, dibuktikan dengan masih antusiasnya mahasiswa untuk mengikuti kegiatan seminar, dengan perasaan senang 30 menit pun saya siap jika diminta memberikan orasi-orasi untuk mengagitasi kesadaran masyrakat dalam membangun dan menebar manfaat . Harapan saya, menuju indonesia tangguh tidak hanya menjadi sebuah treadmill saja. Tapi menjadi sebuah track marathon yang panjang, yang di mana; setiap dari kita memiliki rasa yang sama, yakni mau berjalan ataupun berlari untuk menjemput indonesia tangguh tersebut. Mempertebal sense of belongings, agar tugas berat ini diampu oleh sesama pewaris sah dari negara ini,” tuturnya.

Sementara itu, Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P yang pada kesempatan ini menjadi moderator mengungkapkan bahwa seminar nasioal ini bukan hanya sebatas seremonial, tetapi juga menjadi momen untuk bisa bersama-sama membangun negeri menuju Indonesia yang Tangguh. 

“Bahagia sekali dapat memandu seminar nasional dengan juga adanya penampilan-penampilan yang luar biasa dari para mahasiswa. Hari ini mahasiswa menunjukkan kebolehannya menyampaikan orator dengan berbeda-beda bahasa. Semoga ini bisa menjadi momentum bagi para mahasiswa dan terutama untuk kita semua dalam mempersiapkan generasi emas mewujudkan Indonesia Tangguh,” ungkapnya.