Pendaftaran Resmi Dibuka, UNIDA Adakan Sosialisasi Ajak Mahasiswa Ikut Serta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 3
Universitas
Djuanda (UNIDA) melalui
Biro Pendidikan dan Pembelajaran (Dikjar) selenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Pertukaran Mahasiswa
Merdeka (PMM) Angkatan 3 Tahun 2023, secara daring melalui platform Zoom Cloud Meeting pada Senin (10/04/2023). Hal ini Membuka kesempatan kembali pendaftaran
bagi para mahasiswa untuk dapat
mengikuti program pertukaran mahasiswa antar klaster pulau selama satu semester
yang mendapat pengakuan hingga 20 SKS.
Seperti diketahui bahwasanya program PMM memiliki
slogan “Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya” ini bertujuan meningkatkan kemampuan Perguruan Tinggi dalam
mengelola program pertukaran mahasiswa, memberikan gagasan internalisasi atau pengembangan
tata kelola program pada Perguruan Tinggi Penerima dan Pengirim.
Dari
sisi kemahasiswaan, program ini menjadi perbaikan atau penguatan sudut pandang
mahasiswa yang menghormati dan merayakan keberagaman masyarakat Indonesia sehingga
mahasiswa mampu memperluas atau memperdalam pengetahuan akademiknya dengan mengeksplorasi keberagaman
tersebut.
Hadir memberikan sambutan, Wakil Rektor I UNIDA Aal
Lukmanul Hakim, S.H., M.H menuturkan bahwasanya program PMM merupakan salah
satu program unggulan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan
oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
“Kami sangat mendorong rekan-rekan mahasiswa untuk
ikut serta dalam setiap program kegiatan MBKM, terlebih program PMM ini. Nantinya
mahasiswa akan ditempatkan di luar pulau Jawa, tentu banyak hal yang akan didapatkan
selain manfaat akademik. Rekan-rekan mahasiswa akan mendapatkan pemahanam
menarik bagaimana proses pembelajaran di perguruan tinggi lain. Silakan ikuti
dan matangkan persiapannya,” tutur Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H.
Dalam sesi pemaparan, Dr. La Ode Amril, M.Pd selaku
Kepala Biro Dikjar menjelaskan mengenai teknis penyelenggaraan PMM angkatan 3.
“PMM adalah program mobilitas mahasiswa selama satu
semester untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di Indonesia
sekaligus memperkuat persatua dalam keberagaman. Mahasiswa yang lulus dalam
program ini ialah yang terpilih berdasarkan seleksi nasional,” ujarnya
mengawali pemaparan.
Dr. La Ode Amril, M.Pd mengatakan, UNIDA telah
mengikuti kegiatan program PMM dari awal angkatan 1 tahun 2021 hingga angkatam
2 pada tahun lalu. Selain itu, UNIDA juga pernah melakukan program pertukaran
ke beberapa perguruan tinggi sejak tahun 2014, namun dengan nama program
Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara (PERMATA).
Lebih jauh Dr. La Ode Amril, M.Pd memaparkan bahwa terdapat
6 elemen utama dalam pelaksanaan program PMM, antara lain Pertukaran mahasiswa dilakukan
melalui perpindahan klaster antar pulau. Kedua, pengakuan hasil belajar hingga
20 SKS. Ketiga, memungkinkan pertukaran mahasiswa PTN ke PTS dan sebaliknya.
Keempat, diikuti oleh mahasiswa semester 3, 5, dan 7 (saat program berjalan).
Kelima, eksplorasi persatuan dalam keragaman melalui modul nusantara. Lalu ke
enam, mekanisme pertukaran akademik ke akademik dan vokasi ke vokasi.
Setelah paparan, Kepala Bagian MBKM UNIDA Resty
Yektyastuti, M.Pd memandu
langsung terkait dengan teknis pendaftaran melalui sistem serta menyampaikan mengenai
tips dan trik bagaimana lolos program PMM.
Pada kesempatan yang sama, Widya Selvi Kusuma Ningrum perwakilan
alumni program PMM Angkatan 2 mengungkapkan mengenai pengalamannya mengikuti
kegiatan PMM tahun lalu yang diterima di Universitas Syiah Kuala Aceh.
“Waktu itu ikut mendaftar pada semester 2 lalu pada semester 3
diterima. Tentunya sangat besar sekali manfaatnya. Selain akademik, kita akan
mendapat pengalaman luar biasa. Kita bisa merasakan culutre berbeda, kita bakalan lebih kenal teman dari berbagai
wilayah di Indonesia. Juga ada yang menarik dari PMM ini, yaitu adalah modul
nusantara. Biasanya kita lakukan di-weekend,
mengupas segala materi tentang kebudayaan asal wilayah perguruan tinggi penerima,”
ungkap mahasiswi Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru UNIDA tersebut.