Pengelolaan Pola Makan untuk Penyakit Diabetes Mellitus
Distya Riski Hapsari, Dosen Jurusan
Teknologi Pangan dan Gizi Fakultas Ilmu Pangan Halal UNIDA
Penyakit
diabetes adalah salah satu penyakit tidak menular yang banyak diderita oleh
masyarakat Indonesia. Menurut Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan
Indonesia, jumlah penderita diabetes di Indonesia sebanyak 10,7 juta orang pada
tahun 2019 dan menduduki peringkat ke-7 dunia. Penderita penyakit diabetes
memiliki kadar gula darah melebihi kadar gula darah normal. Diagnosis diabetes dapat dilakukan dengan
beberapa cara antara lain kadar gula darah puasa (tidak ada asupan energi
minimal 8 jam)≥126mg/dl, kadar gula darah setelah dua jam Tes Toleransi Glukosa
Oral ≥200mg/dl, kadar gula darah sewaktu ≥200mg/dl, dan lainnya.
Diabetes
Mellitus (DM) terdiri dari empat tipe yaitu DM 1 disebabkan oleh kerusakan sel
beta pankreas yang mengarah pada defisiensi insulin absolut, DM2 disebabkan
oleh kerusakan insulin yang progresif karena resistensi insulin, DM gestasional
adalah diabetes pada kehamilan, dan DM karena penyebab lain seperti setelah
transplantasi organ, pengobatan HIV AIDS, dan penyakit eksokrin pankreas.
Jumlah penderita DM tertinggi yaitu DM tipe 2. Berikut merupakan faktor resiko DM
yaitu gen, prevalensi tertinggi pada kelompok umur 46-60 tahun, kekurangan
aktivitas fisik, obesitas, hipertensi, pola makan yang tidak baik, mengonsumsi
alkohol, merokok, stress pekerjaan, dan tingkat pendidikan.
Pengelolaan pola makan untuk penderita
DM perlu dilakukan. Komposisi pemberian makan untuk penderita DM yaitu
karbohidrat yang dianjurkan adalah 45-65% dari total asupan energi, terutama
karbohidrat yang memiliki serat tinggi, sukrosa tidak boleh >5% dari total
asupan energi, pemanis selain gula dapat dibeikan asal tidak melebihi batas
aman konsumsi harian, makan tiga kali sehari untuk mendistribusikan karbohidrat
dalam satu hari, asupan lemak yang dianjurkan 20-25% dari total kebutuhan
energi, asupan lemak jenuh <7% kebutuhan energi, asupan lemak tidak jenuh
<10%, bahan makanan yang perlu dibatasi adalah makanan yang mengandung lemak
jenuh seperti susu full cream, konsumsi kolesterol <200mg/hari, asupan
natrium tidak lebih dari 3000mg dan dianjurkan untuk mengonsumsi serat.
Berikut merupakan salah satu
rencana pola makan sehat untuk penderita diabetes dengan 1500 kkal, 51,1 g
protein, 36,5g lemak, dan 235 g karbohidrat:
1.
Sarapan
terdiri dari nasi (2/3 gelas), ikan (1 potong ukuran sedang), tempe (1 potong
ukuran sedang), sayuran ukuran kecil, dan minyak (1/2sdm)
2.
Selingan
buah (1 potong sedang)
3.
Makan
siang terdiri dari nasi (1,5 gelas), daging (1 potong ukuran sedang), tempe (1
potong ukuran sedang), sayuran A (ukuran kecil), sayuran B (1 gelas), buah (1
potong sedang), dan minyak (1sdm)
4.
Selingan
buah (1 potong sedang)
5.
Makan
malam terdiri dari nasi (2/3 gelas), ikan (1 potong ukuran sedang), tempe (1
potong ukuran sedang), sayuran A, sayuran B, buah (1potong sedang) dan minyak
(1/2sdm)
Saat
ini, menu sehat untuk penderita diabetes juga dapat ditentukan melalui aplikasi
pemograman seperti contoh dibawah ini (untuk 1418kkal) :
1. Sarapan
terdiri dari nasi putih (100g), tahu kukus (100g), dan sawi rebus (100g)
2. Selingan
terdiri dari semangka (100g), tahu isi (100g), dan alpukat (50g)
3. Makan
siang terdiri dari nasi putih (100g), telur rebus (50g), dan tempe goreng
(100g)
4.
Selingan
terdiri dari jeruk (100g), putih telur matang (100g), dan alpukat (50g)
5.
Makan
malam terdiri dari ubi jalar rebus tanpa kulit (100g), dada ayam goreng tanpa
kulit (100g), dan telur dadar (50g)
Penyakit
Diabetes Mellitus dapat kita cegah dengan membangun pola makan dan pola hidup
yang sehat. Pengelolaan pola makan atau Dietetika dipelajari juga pada mata
kuliah Dietetika semester 6 Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi Fakultas Ilmu
Pangan Halal Unida Bogor.
Sumber:
[Kemenkes]Kementerian
Kesehatan. 2019. Tetap Produktif, Cegah, dan Atasi Diabetes Mellitus. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/infodatin/Infodatin%202020%20Diabetes%20Melitus.pdf. Diakses tanggal 27 Februari 2023
Nafata
BB, Yusuf A, dan Muliadi. 2019. Penyusunan Menu Makanan Untuk Penderita
Diabetes Mellitus Tipe 2 Tanpa Komplikasi Menggunakan Algoritma Genetika. Jurnal
Matematika Murni dan Terapan “εpsilon”,13 (1)
Rusilianti. 2008. Menu Sehat untuk Pengidap
Diabetes Mellitus. Kawan Pustaka, Jakarta
Susetyowati, Huriyati E,
Kandarina BJI, dan Faza F. 2017. Peranan
Gizi dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular. Gadjah Mada University Press,
Yogyakarta