Penguatan YPSPIAI: Ketua Pembina Tetapkan Arahan Strategis dan Perkenalkan Struktur Kepengurusan Baru
Bogor, 9 Oktober 2025 – Dalam sebuah acara silaturahmi yang digelar hari ini, Ketua Pembina Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (PSPIAI) memberikan pengarahan strategis di hadapan seluruh pimpinan unit satuan pendidikan di bawah naungan Yayasan PSPIAI. Acara yang juga berfungsi sebagai perkenalan pengurus baru ini menegaskan komitmen untuk menyegarkan dan memperkuat tata kelola yayasan dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini.
Dalam sambutannya, Ketua Pembina Yayasan PSPIAI, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menyampaikan sejumlah poin krusial sebagai pedoman kerja ke depan:
Peluncuran dan Fokus pada Unit Bisnis Baru: PT UAM
Yayasan secara resmi meluncurkan unit bisnis baru, PT UAM, yang akan dikelola oleh Dr. Irman Suherman, S.Pd.I., M.Pd. Unit ini diberi mandat dan modal awal sebesar Rp300 juta untuk segera beroperasi dan mengembangkan berbagai usaha. Visi besarnya adalah menciptakan "PT UAM yang unggul dan kaya raya" dengan fokus pada:
- Pusat Kebugaran dan Kecantikan "Caludam" (Cantik Luar Dalam): Pembangunan fasilitas lengkap di Gedung H yang akan menyediakan layanan fitness, klinik kecantikan (seperti manikur, pedikur), dan konsultasi kesehatan harian. Fasilitas ini dilengkapi dengan steam, air panas, dan air dingin.
- Pengembangan Gedung Parkir: Rencana pembangunan gedung parkir tiga lantai untuk mendukung aktivitas bisnis dan pendidikan.
- Ekspansi ke Bisnis Lain: Yayasan terbuka untuk berinvestasi pada bisnis yang menguntungkan, seperti dengan mengambil saham di usaha yang sudah berjalan.
Pengenalan Struktur Kepengurusan Baru Yayasan PSPIAI
Demi efektivitas dan penyegaran manajemen, Yayasan PSPIAI memperkenalkan struktur kepengurusan baru yang terdiri dari:
- Prof Dr. Uman Suherman AS, M.Pd dan dr. Achmad Mediana, Sp.OG: Diarahkan untuk fokus pada pembinaan.
- (Cand) Muhammad Rendi Ramdani, S.Pd.I., M.Pd (Abah anom): Ditunjuk sebagai Direktur Pembinaan Pondok Pesantren, yang sekaligus mengembalikan koordinasi Pondok Pesantren ke BPPT.
- Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I: Merangkap sebagai Pimpinan Perguruan Amaliah, dengan harapan dapat meningkatkan sinergi dan rekruitmen siswa dari SMK Amaliah ke Universitas.
- Gugun Gunadi, S.Pd.I., M.Pd: Ditugaskan untuk membantu Pimpinan Perguruan Amaliah, khususnya dalam pengelolaan laboratorium.
- Kepala Biro dan Kepala Bidang: Penguatan di tingkat biro dan bidang dengan penunjukan Dikdasmen, antara lain Karimatun Nisa, SM (Sekretariat, Tata Usaha, dan Organisasi Dikdasmen), : Siti Rahayu Septiany, S.Sos (Administrasi dan Kepegawaian Yayasan), Siti Julaeha, SE., M.A.P (Sekretariat/Tata Usaha Yayasan), dan Rizal Syamsul Maarif, SH., MH (Bidang Hukum Yayasan).
Penyeragaman dan Sentralisasi Keuangan
Ketua Pembina menekankan kebijakan sentralisasi dan transparansi keuangan yang tidak bisa ditawar:
- Rekening atas Nama Yayasan: Semua unit usaha dan satuan pendidikan (TK, SD, SMP, SMA, SMK, Universitas, dan Pondok Pesantren) diwajibkan memiliki rekening bank yang jelas atas nama Yayasan PSPIAI.
- Larangan Penyimpanan Uang Sendiri: Ditegaskan bahwa menyimpan uang di luar rekening yayasan dianggap sebagai tindakan penggelapan.
- Pengawasan Aset: Tidak ada pergerakan atau pengelolaan aset yang boleh dilakukan tanpa izin resmi dari yayasan. Seluruh aset akan dievaluasi.
Pengawasan dan Penegakan Aturan
Peran pengawas, yang diwakili oleh Bapak Dr. Bambang Widjojanto, SH., MH, diperkuat untuk mengawasi:
- Kepatuhan terhadap kebijakan yayasan.
- Hubungan dan kepentingan yayasan di luar institusi.
- Pembinaan karyawan.
- Penegakan nilai-nilai utama yayasan dengan mengharamkan keras paham komunis, KKN, LGBT, dan narkoba. Pelanggaran akan ditindak tegas dan diselesaikan secara internal.
Visi Besar dan Optimisme Ke Depan
Dalam arahannya, Ketua Pembina Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H membangkitkan kebanggaan kolektif dengan menyatakan Yayasan PSPIAI sebagai yayasan terbesar dan terlengkap di Kabupaten Bogor, yang memiliki jenjang pendidikan dari TK hingga Universitas plus Pondok Pesantren. Visi ke depan adalah mengembangkan pusat kesehatan keluarga dan bahkan rumah sakit untuk melayani komunitas yang lebih luas.
Pengarahan ditutup dengan harapan dan doa dari Ketua Pembina. Beliau meminta seluruh jajaran untuk menyamakan langkah dan semangat, mendukung penuh kepengurusan baru, dan bekerja sama dengan para pembina untuk mewujudkan cita-cita Yayasan PSPIAI: menjadi institusi yang "bergetar di aras, bergelora di bumi" – unggul dalam spiritualitas dan berdampak nyata di dunia.
Tentang Yayasan PSPIAI:
Yayasan PSPIAI (Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia) merupakan sebuah yayasan pendidikan terintegrasi dan terbesar di Kabupaten Bogor. Naungannya meliputi berbagai satuan pendidikan formal dan non-formal, termasuk TK, SD, SMP, SMA, SMK, Universitas, serta Pondok Pesantren, yang berkomitmen untuk mencetak generasi unggul secara intelektual dan spiritual.
Info Lebih Lanjut:
Dr. Radif Khotamir Rusli, M.Ed., M.C.E
Sekretaris Umum Yayasan PSPIAI